Tanaman padi (Oryza sativa. L) merupakan tanaman komoditi pertanian yang sampai sekarang menjadi tanaman utama dunia. Bukti sejarah di Provinsi Zhejiang, Cina Utara, menunjukkan bahwa tananan padi di Asia sudah dimulai sejak 700 tahun lalu. Beberapa daerah yang diduga menjadi daerah asal tanaman padi adalah India Utara dan Timur, Banglades Utara dan daerah bagian Birma, Thailand, Laos Vietnam dan Cina Selatan.. Tanaman padi adalah tanaman semusim atau tanaman berumur pendek, tergolong rumput-rumputan dengan klasifikasi sebagai berikut: Divisi Spermathopyta, Sub Divisi Angiospermae, Klass Monokotiledon, Ordo Oryza, Family Graminie, Genus Oryza dan Species Oryza Satifa, L. Padi merupakan tanaman yang berasal dari daerah tropis, tanaman padi tahan terhadap variasi kemasaman tanah baik asam maupun basa. Padi dapat tumbuh optimal pada pH 4 – 7, tanah yang mengandung air dan bebas gulma. Daerah yang cocok untuk bertanamam padi sangat bervariasi. Tanaman padi dapat ditanam mulai dari daerah pantai sampai daerah dataran tinggi dengan ketinggian 2400 meter dari permukaan air laut. Tanaman padi dapat hidup di lahan kering dan lahan genangan sebab tanaman padi memiliki tunas dalam daun, batang, dan akar yang memungkinkan udara dapat bergerak melalui rongga-rongga batang daun dan akar sehingga akar yang terendam dapat melakukan respirasi secara normal. Padi dapat tumbuh baik pada tanah yang ketebalan lapisannya atasnya anatara 18 – 22 cm. Pada lapisan tanah atas untuk pertanian pada umumnya mempunyai ketebalan antara 10 – 30 cm dengan warna tanah coklat sampai kehitam-hitaman, tanah tersebut gembur. Sedangkan kandungan air dan udara di dalam pori-pori tanah masing-masing 25%. Padi digunakan sebagai bahan makanan pokok (sumber karbohidrat), tepung untuk kue, mie, dan bahan makanan bayi (beras merah). Kadar amilosa berkisar antara 4 – 30%. Kadar amilosa yang rendah dibawah 15%, menunjukkan bahwa padi tersebut adalah tipe ketan, sedangkan kadar amilosa antara 20 – 22% termasuk ke dalam padi yang mempunyai rasa pulen. Padi juga mengandung protein, dan beberapa mineral, termasuk Fe (zat besi), dan Zn (zink). Beras juga pada umumnya berfungsi sebagai pangan karena mengandung satu atau lebih kiponen yang mempunyai fungsi fisiologis tertentu dan bermanfaat bagi kesehatan, beras menyubang 63% terhadap kecukupan energy, 38% protein, dan 21,5% zat besi. Sebagai contoh saat ini telah dikembangkan beras kaya zat besi dan seng, beras dengan indeks glikemik rendah, beras kaya beta-karoten, dan beras kaya iodium. Prevalensi penyakit degeneratif seperti diabetis, hipertensi, jantung coroner, dan kanker meningkat karena gaya hidup dan pola konsumsi pangan yang berubah. Vitamin B1 berperan sebagai ko-enzim dalam metabolisme karbohidrat dalam bentuk thiamine pyrophosphate (TPP). Asam folat adalah salah satu jenis vitamin B dan mempunyai kemampuan menurunkan tingkat homocysteine plasma yang merupakan salah satu factor pencetus terjadinya penyakit jantung. Sifat asam folat yang protektif terhadap penyakit degenerative berkaitan dengan aktivitas senyawa tersebut sebagai antioksidan Dalam budidaya tanaman padi diperlukan pengenalan mengenai Data curah hujan. Data curah hujan untuk budidaya tanaman padi yang memegang peranan pertumbuhan dan produksi tanaman, dengan adanya pemahaman data curah hujan maka keterkaitan penyediaan air sangat diperlukan. Hal ini disebabkan manfaat air pada tanaman padi adalah sebagai pengangkut unsure hara dari tanah ke akar dan dilanjutkan kebagian-bagian lainnya. selanjutnya dengan adanya tidak stabilan persediaan air maka Fotosintesis akan menurun jika 30% kandungan air dalam daun hilang kemudian proses fotosintesis akan berhenti jika kehilangan air mencapai 60%.Data curah hujan di Indonesia yang ada antara lain bulan Juni-September merupakan bulan kering dengan internsitas curah hujan 94 - 246 mm/bulan. Oktober sebanyak 13 hari. Biasanya jumlah hujan harian pada bulan Juni dan Juli hanya berkisar antara 8 hari, Agustus dan September bahkan tidak ada hujan sama sekali. Dengan adanya data curah hujan yang demikian, maka untuk budidaya tanaman padi kurang ideal, akan tetapi bila daerah tersebut merupakan lahan irigasi teknis dan dalam setahun selalu teredia air untuk pertanaman padi, ketersediaan iar untuk tanaman padi sebaiknya minimal teredia hingga 15 hari sebelum panen, karena ditinjau dari aspek pemberian air memang tidak lagi dibutuhkan. Tanaman padi dapat hidup baik di daerah yang berhawa panas dan banyak mengandung uap air. Tanaman padi membutuhkan curah hujan berkisar 200 mm/bulan atau lebih, dengan distribusi selama 4 bulan. Sedangkan curah hujan yang dikehendaki pertahun sekitar 1500 – 2000 mm. Ditulis: Dalmadi BBP2TPSumber bacaan: Simarmata dan Yuwarsih, Juliardi dan Ade Ruskandar, hasil penelitian Suparyono, Kartasapoetra dan sumber lainnya. sumber gambar: Organik hijau.com