Pakan merupakan salah satu faktor pembatas dalam pengembangan ternak. Pengembangan hijuan pakan hanya memungkinkan dilaksanakan di daerah-daerah yang masih jarang penduduknya atau dikawasan lahan marginal, seperti di NTT dan sebagian NTB. Di daerah-daerah lain, pengembangan HMT harus berkompetisi dengan pengembangan tanaman ekonomis lainnya. Sementara itu, pengembangan sumber konsentrat juga harus berkompetisi dengan kebutuhan bahan pangan. Bahkan, pada masa mendatang pengembangan sumber pakan tersebut akan berkompetisi dengan pengembangan biofuel, Seperti jagung, gandum, ubi kayu dan bahan pangan lainnya. Dalam usaha meningkatkan produktivitas ternak, terutama ternak ruminansia diperlukan hijauan yang tersedia sepanjang tahun, berkualitas baik dan penanamannya mudah. Hijauan makan ternak dapat dibedakan menjadi 2 golongan yaitu rumput dan kacang-kacangan.(leguminosa)Ada beberapa jenis rumput unggul yang telah dikenal luas oleh peternak, diantaranya rumput raja atau dikenal sebagai "king gras", rumput gajah, dan setaria. RUMPUT GAJAH (Pennisetum purpureum cv Hawaii) Rumput gajah merupakan salah satu jenis rumput unggul yang berumur panjang dan dapat tumbuh di dataran rendah sampai dataran tinggi, Jenis rumput ini berasal dari daerah tropis Afrika dengan curah hujan tidak kurang dari 1.000 mm/tahun. Rumput ini banyak membutuhkan pupuk kandang dan pupuk buatan.. Penanaman. Rumput gajah dapat ditanaman dengan setek batang atau sobekan rumpun, Ukuran setek batang antara 20 -25 cm atau dua ruas buku (dua mata tunas). Sedangkan sobekan rumpun merupakan bagian batang yang berakar yang terdiri atas 2 – 3 batang. Kebutuhan bibit tanaman per hektar sekirat 1.000 setek batan dengan jarak tanam 1 x 1 m. Pupuk yang diberikan yaitu 10 ton pupuk kandang, 50 kg KCL dan 50 kg TSP/ha. Pemupukan selanjutnya dilakukan setelah tiga kali pemotongan dengan takaran yang sama. Pupuk urea dapat diberikan dengan takaran 50 kg/ha pada saat tanaman berumur 2 – 4 minggu dan setiap habis panen. Urea dibutuhkan sebanyak 200 – 300 kg/ha/tahun. Panen atau pemotongan pertama harus dilakukan pada saat tanaman berumur 2 – 3 bulan. Pemotongan berikutnya dapat dilakukan setiap 6 minggu sekali atau tergantung kondisi tanaman.. Tinggi pemotongan 10 – 20 cm dari permukaaan tanah.Pemotongan yang terlalu pendek akan mengganggu pertumbuhan anakan dan apabila terlalu tinggi akan mengganggu waktu pemotongan berikutnya. Rumput gajah relative lebih baik dibanding rumput raja ditinjau dari segi kebutuhan akan kesuburan tanah. Selain dapat ditanam di tanah yang subur, rumput gajah juga tumbuh baik pada tanah kurang subur. Tetapi ditinjau dari segi produksinya lebih rendah dibandingkan dengan rumput raja. Produksi hijauan segar rumput gajah Hawai berkisar 525 ton atau 63 ton bahan kering per hektar per tahun. Kandungan zat makanannya tidak berbeda jauh dengan rumput raja. Kandungan protein kasar 12,5 %, Lemak 2,4 % NDF 64,2 %, abu 10,1 %, Ca 0,24% dan P 0,39%. Penyusun : Sad Hutomo Pribadi Penyuluh BBP2TPSumber bacaan ; dari berbagai sumber bacaan