Loading...

MENGENAL VARIETAS UNGGUL BARU “GANDUM GURI-1, GURI-2, GURI-3, GURI-4”

MENGENAL VARIETAS UNGGUL BARU  “GANDUM GURI-1, GURI-2, GURI-3, GURI-4”
Gandum merupakan tanaman yang tumbuh dan menjadi bahan pangan utama masyarakat di daerah subtropik Dengan makin berkembangnya industri pangan olahan yang berbahan baku gandum (roti, mie instan, aneka biscuit dan industri olahan pangan lainnya), kebutuhan akan gandum semakin meningkat. Impor gandum pada tahun 2011 sebesar 6,2 juta ton dan pada tahun 2016 meningkat mencapai 7,2 juta ton. Di Indonesia tanaman gandum hanya terbatas ditanam di dataran tinggi dan pegunungan, pada areal yang tidak begitu luas. Budidaya gandum masih dilakukan dengan cara yang sederhana seperti untuk padi gogo. Di daerah iklim sedang, gandum ditanam pada musim dingin (winter) dan musim semi (spring). Gandum yang ditanam di Indonesia adalah dari jenis gandum musim semi yang diintroduksi dari Jepang. Filipina dan Meksiko. Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan gandumSeperti budidaya tanaman pangan lainnya faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman gandum adalah benih, pengolahan lahan, pemupukan, pemeliharaan tanaman dari gangguan OPT, suplai air, panen dan pasca panen. Faktor penting yang sangat berpengaruh terhadap produksi dan produktivitas gandum adalah penggunaan benih unggul. Benih gandum yang baik sebaiknya berasal dari malai yang matang pada batang utama, mempunyai bentuk dan warna yang seragam, bebas dari hama dan penyakit, dan mempunyai bobot yang tinggi dan seragam, Benih gandum mempunyai masa dormansi yang tidak terlalu lama antara 0 - 4 bulan. Sebelum ditebar seyogyanya benih direndam beberapa menit dalam air.Kotoran atau biji yang telah rusak, karena beratnya lebih ringan akan terapung. Benih yang telah bersih itu kemudian diuji daya tumbuhnya. Adapun syarat benih gandum bersertifikat yaitu: 1) kemurnian benih mini-mal 98 ; 2) campuran benih varietas lain maksimal 0,2 %; 3) biji gulma maksimal 0,1 %; 4) kotoran maksimal 2 %; 5) daya tumbuh minimal 80 %; dan 6) kadar air maksimal 13 % Varietas Unggul Baru Gandum Sejak tahun 1993, Badan Litbang Pertanian telah berhasil melepas varietas Nias dan Timor dengan potensi produksi 2 ton/ha. Pada tahun 2003 Badan Litbang telah berhasil melepas dua varietas unggul baru Selayar dan Dewata dengan potensi produksi 3 ton/ha. Sepuluh tahun kemudian yaitu pada tahun 2013 Badan Litbang Pertanian telah menghasilkan varietas unggul baru GURI-1 dan GURI-2 yang mempunyai sifat lebih baik dan dapat beradaptasi dengan di Indonesia. GURI-!, memiliki potensi hasil 7,4 ton/ha dengan rata-rata 5,8 ton/ha lebih tinggi dibanding varietas sebelumnya (Selayar dan Dewata), umur genjah134 hari. Varietas ini dapat tumbuh di dataran tinggi (> 1.000 m diatas permukaan laut), dan tahan terhadap penyakit karat dan hawar daun. GURI-2, memiliki potensi hasil 7,2 ton/ha dengan rata-rata 5,6 ton/ha, umur genjah 133 hari. Varietas GURI-2 sama seperti Varietas GURI-1 dapat tumbuh di dataran tinggi (>1.000 m diatas permukaan laut) dan tahan terhadap penyakit karat dan hawar daun. Pada tahun 2014 Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) bersama Konsorsium Gandum Nasional yang melibatkan beberapa institusi yakni Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, serta Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi – Badan Tenaga Nuklir Nasional (PATIR-BATAN) telah berhasil merakit varietas unggul gandum toleran suhu tinggi yang diberi nama Guri-3 Agritan dan Guri-4 Penggunaan istilah Guri mengandung makna Gandum untuk Rakyat Indonesia. GURI-3 Agritan dan GURI-4 Agritan yang mempunyai sifat yang baik sebagai berikut:GURI-3 Agritan, memiliki potensi hasil 7,5 ton/ha, umur lebih pendek dibanding GURI-1 dan GURI-2 yaitu 125 hari. Varietas ini dapat tumbuh di dataran tinggi (> 1.000 m diatas permukaan laut), dan tahan terhadap penyakit hawar daun. GURI-4 Agritan, memiliki potensi hasil 8,6 ton/ha, umur lebih pendek dibanding GURI-1 dan GURI-2 yaitu 123 hari. Varietas GURI-2 sama seperti Varietas GURI-1 dapat tumbuh di dataran tinggi (>1.000 m diatas permukaan laut) dan tahan terhadap penyakit hawar daun. Manfaat Gandum1. Mencegah Diabetes Tipe 2, karena gandum banyak mengandung magnesium sebagai mineral yang berfungsi sebagai co-faktor untuk lebih dari 300 enzim yang berguna dalam fungsi insulin dan sekresi glukosa pada tubuh manusia. Mengkonsumsi gandum secara teratur dapat mengontrol gula darah yang sehat. Penderita diabetes dapat menjaga kadar gula darah dengan cara mengganti konsumsi nasi dengan gandum; 2. Gandum memiliki kemampuan alami untuk mengendalikan berat badan bagi penderita obesitas.3. Banyaknya kandungan nutrisi (vitamin B, E, tembaga, seng dan mangan) dan serat pada gandum, sangat baik sebagai sumber makanan sehat (oatmeal) bagi para penderita sakit jantung Oleh : Ir. Sri Puji Rahayu, MM/ yayuk_edi@yahoo.comSumber : 1) Varietas Unggul Baru Gandum, dalam Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Vol 36 No.6 Th 2014;.2) Varietas Unggul Baru Komoditas Pangan dan Bioenergi, dalam Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Vol 37 No.3 Th 2015 dan 3) Dihimpun dari beberapa sumber