Loading...

MENGEVALUASI KEGIATAN BERSAMA DAN RENCANA KEBUTUHAN KELOMPOK SEBAGAI BAHAN RENCANA YANG AKAN DATANG

MENGEVALUASI KEGIATAN BERSAMA DAN RENCANA KEBUTUHAN KELOMPOK SEBAGAI BAHAN RENCANA YANG AKAN DATANG
Evaluasi merupakan proses menentukan nilai atau pentingnya suatu kegiatan, kebijakan, atau program. Evaluasi merupakan sebuah penilaian yang seobyektif dan sesistematik mungkin terhadap sebuah intervensi yang direncanakan, sedang berlangsung atau pun yang telah diselesaikan. Evaluasi bertujuan untuk melihat tingkat keberhasilan pengelolaan kegiatan bersama, melalui kajian terhadap manajemen dan output pelaksanaannya serta permasalahan yang dihadapi, untuk selanjutnya menjadi bahan evaluasi kinerja program dan kegiatan selanjutnya. Bentuk evaluasi berupa pengkajian terhadap manajemen dan output pelaksanaannya serta permasalahan yang dihadapi. Output dari evaluasi adalah : 1. Memberikan kesimpulan dalam bentuk umpan balik sehingga dapat terus mengarahkan pencapain visi/misi/sasaran yang telah ditetapkan; Diketahuinya tingkat kemajuan kegiatan bersama kelompok yang sedang berjalan maupun yang sudah selesai.2. Diketahuinya permasalahan-permasalahan yang dihadapi dilapangan dan tindak lanjut pemecahan masalah.3. Diketahuinya langkah-langkah pencegahan secara dini akan kemungkinan terjadinya kegagalan usaha bersama.4. Evaluasi lebih diarahkan pada perbaikan yang diperlukan atas implementasi kebijakan/program/kegiatan. Evaluasi kegiatan dapat dilakukan paling tidak 6 bulan sekali atau setelah suatu periode produksi terlewati/selesai. Evaluasi dapat dilakukan terhadap beberapa hal :1 Evaluasi pada proses perencanaan. Evaluasi ini dapat dilakukan pada awal kegiatan. Yang dievaluasi adalah proses penyusunan rencana termasuk didalamnya penyusunan anggaran atau perhitungan input produksi serta proposal kegiatan yang sudah disusun. 2 Evaluasi proses pelaksanaan. Pada proses ini yang dievaluasi adalah peran pengurus dan anggota terutama dalam keterlibatannya dalam pelaksanaan kegiatan bersama apakah ada anggota yang pasif atau anggota yang terlalu mendominasi. Selain itu perlu dievaluasi ketersediaan sarana dan prasarana.3 Evaluasi pada saat kegiatan selesai seluruhnya. Pada saat kegiatan sudah selesai, maka perlu dievaluasi terutama terkait dengan target yang telah ditetapkan, pencapaian tujuan atau tidak. Pelaksanaan EvaluasiEvaluasi dilakukan dalam bentuk pertemuan kelompok. Dalam pertemuan tersebut anggota kelompok yang bertanggung jawab terhadap kegiatan bersama menyampaikan laporan perkembangan usaha bersama. Isi laporan antara lain hasil-hasil yang telah dicapai, permasalahan dan kendala-kendala yang dihadapi selama melaksanakan kegiatan bersama. Setelah pemaparan laporan, maka para anggota diberikan kesempatan untuk menanggapi laporan tersebut. Dari hasil diskusi tersebut pengurs kelompok diharapkan dapat membuat atau menyusun kesimpulan-kesimpulan terkait dengan keberhasilan dalam kegiatan usaha bersama (berhasil/gagal).Dalam kesimpulan tersebut, disusun juga rencana yang akan datang. Berdasarkan hasil evaluasi tadi kelompok memberikan gambaran tentang keberhasilan-keberhasilan antara lain :a. Apakah ada kepuasan petani terhadap proses pelaksanaan usaha bersama kelompok.b. Apakah semua kesepakatan yang dibuat telah dilaksanakan dan dipatuhi oleh anggota kelompok.c. Apakah seluruh proses pelaksanaan usaha bersama telah dikekola dengan baik.d. Apakah ada kesesuaian hasil yang direncakan dengan hasil yang diharapkan. e. Masalah-masalah yang dihadapi apakah ditanggung bersama. Pemanfaatan hasil evaluasiHasil evaluasi merupakan bahan untuk perencanaan kegiatan kelompok berikutnya, termasuk rencana kebutuhan kelompok. Dengan demikian evaluasi kegiatan bersama merupakan salah satu hal yang sangat penting dilakukan oleh kelompok terutama dalam rangka pengembangan usaha kelompok yang lebih besar lagi. Peran penyuluh pertanian sangat penting. Penyuluh pertanian diharapkan secara berkala dan terus menerus memantau kegiatan bersama yang dilakasanakan kelompok sehingga usaha bersama kelompok dapat berkembang. Pemanfaatan evaluasi diantaranya : a) untuk memperbaiki dan perencanaan program yang akan datang, b) untuk memperbaiki alokasi sumber dana, daya dan manajemen saat ini serta dimasa yang akan datang, c) memperbaiki pelaksanaan dan dan faktor yang mempengaruhi pelaksanaan program perencanaan kembali suatu program melalui kegiatan mengecek kembali relevansi dari program dalam hal perubahan kecil yang terus-menerus dan mengukur kemajuan target yang direncanakan. Tak hanya itu kegiatan evaluasi terhadap rencana yang akan datang adalah untuk: a) menyediakan pertanggungjawaban kegiatan kepada masyarakat, stakeholder, dan lembaga donor; b) membantu menentukan tujuan yang telah ditentukan pada perencanaan; c) meningkatkan program implementasi; b) memberikan kontribusi untuk pemahaman ilmiah tentang hasil suatu program; dan e) meningkatkan kesadaran dan dukungan terhadap masyarakat, dan f) menginformasikan kebijakan. (Ir. Amirudin Aidin Beng, MM)Sumber : 1. Pedoman Penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian, Departemen Pertanian, 1985 dan berbagai sumber lainnya2. Rasidi, Didi. 2011. Monitoring Dan Evaluasi. (http://perencanaan.ipdn.ac.id, diakses 2015)3. Anonim. Pengertian dan Tujuan Evaluasi.http://www.indonesian-publichealth.com/, diakses 2015)