Loading...

MENGIDENTIFIKASI HAMA PENYERANG DAUN TANAM KOPI

MENGIDENTIFIKASI HAMA PENYERANG DAUN TANAM KOPI
Berawal dari laporan petani pada 12 Juli 2019 tentang adanya hama yang merusak tajuk dan bahagian daun tanaman kopi beserta pohon pelindung di Kampung Kepala Akal Kecamatan Atu Lintang, Kepala Balai Penyuluhan Pertanian Atu Lintang bergerak cepat turun ke lapangan melakukan identifikasi dan melihat kondisi yang sebenarnya. Ternyata ditemukan sejenis hama yang berwarna sama seperti ranting tanaman kopi, sehingga sebahagian petani tidak mengetahui tanaman mereka sedang dihinggapi hama perusak. Kepala Dinas Petanian Kabupaten Aceh Tengah H. JUANDA,SP menurunkan Tim Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) bersama laskar penyuluh Atu Lintang dengan mengambil “sampel hama” yang sedang berkecamuk dan sejumlah daun yang rusak akibat serangan hama tersbut,sebagai bahan diagnosa sebelum dilakukan tindakan pengendalian. Sampel ini juga disampaikan kepada Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh untuk diamati secara serius. Tindak lanjut pengendalian dilaksanakan pada 22 Juli 2019 dengan menggunakan Metabolit Skunder APH BiveriaBassiana, yang bekerja melalui infeksi telor dan kontakan lansung antara sesama hama. Upaya penyemprotan ini merupakan pengendalian secara Biologis, aman bagi petani pelaku utama, aman bagi tanaman dan tidak berdanpak bagi lingkungan. Kepala Bidang Penyuluhan Ir. SULWAN AMRI optimis dengan tindakan penyemprotan mikrobia musuh alami Biveria Bassiana pada area tanaman yang terserang dapat terkendali. Sebab hama ini memang nyata dapat teridentifikasi dengan mata bukanlah hama yang misterius sebagaimana yang dikatakan oleh banyak orang. Sampai dengan hari ini 24 Juli 2019 tingkat serangan menurun sampai 80 % dari serangan sebelumnya, sebahagian hama nampak terlihat mati diduga akibat reaksi penyebaran infeksi Biveria Bassiana,demikian dikatakan hasil pengamatan setelah dilakukan aplikasi penggunaan bahan pengendali yang ramah lingkungan itu*. *SALMAN,SP Kepala BPP .Atu Lintang/Abd *