Ikan bandeng (Chanos chanos atau milkfish) merupakan salah satu ikan terpopuler di Indonesia. Ikan bandeng memiliki kandungan gizi yang jauh lebih tinggi dibanding ikan salmon. Kandungan Omega-3 ikan bandeng enam kali lebih tinggi dibanding ikan sal on, begutu juga kandungan lemak yang ada di perut ikan bandeng. Namun citra ikan bandeng kian menurun dan berada di bawah ikan salmon karena banyaknya duri yang terdapat pada ikan bandeng yang berbahaya jika dikonsumsi. Untuk mengubah anggapan masyarakat tentang bahaya duri ikan bandeng, maka ikan bandeng dapat diolah menjadi berbagai macam olahan dan berbagai macam bumbu, baik berupa masakan daerah (nasional) maupun masakan internasional yang diolah dengan menggunakan teknologi. Ada 5 macam olahan dasar ikan bandeng yang telah memasyarakat di Indonesia, seperti bandeng tanpa duri, bandeng asap, otak-otak bandeng, bandeng presto, dan bandeng crispy. Adapun kelebihan bandeng tanpa duri yaitu tidak mengurangi atau menghilangkan kandungan gizi yang ada pada bandeng, daging ikan masih dalam kondisi segar, dan harga jual lebih tinggi dari harga normal. Tahap pengolahan ikan bandeng tanpa duri yaitu : 1. Mencuci semua bandeng yang akan diolah menggunakan air bersih, 2. Disiangi dengan cara dibelah menjadi bentuk kupu-kupu' 3. Menghindari pecahnya empedu. Cara pembelahan ikan bandeng yaitu : 1. Ikan bandeng dibelah pada bagian punggung (bentuk kupu-kupu) dari mulai pada pangkal ekor sampai pada kepala, usahakan pengirisan tidak memotong tulang punggung, 2. Bersihkan bandeng dengan cara membuang isi perut, kotoran dan insang, 3. Ikan bandeng dicuci bersih dari sisa-sisa darah. Cara mencabut duri yaitu ; 1. Tulang belakang dipatahkan pada bagian ekor ditarik ke atas ke bagian kepala, daging ikan ditekan agar tidak ikut tertarik ke atas sampai ke bagian kepala, 2. Cabut duri bagian perut sebanyak 16 pasang menggunakan pinset, 3. Cabut duri bagian dada dekat kepala sebanyak 12 pasang, 4. Cabut duri bagian punggung sebanyak 42 pasang diawali pada bagian depan, 5. Cabut duri perut sebanyak 12 pasang, 6. Potong sirip punggung, 7. Perabaan; ikan bandeng yang semula dibelah seperti kupu-kupu ditutup kembali seperti sediakala, selanjutnya bandeng dimasukkan ke dalam kemasan plastik yang sudah diberi label, 8. Penyimpanan; disimpan dalam cool box atau freezer, 9. Siap di pasarkan.