Loading...

MENINGKATKAN KESINAMBUNGAN PRODUKTIVITAS DAN KELESTARIAN SUMBERDAYA ALAM DAN LINGKUNGAN

MENINGKATKAN KESINAMBUNGAN PRODUKTIVITAS  DAN KELESTARIAN SUMBERDAYA ALAM DAN LINGKUNGAN
Pendahuluan. Lingkungan adalah sesuatu yang ada di sekitar manusia yang dapat memengaruhi kehidupan manusia. Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan benda dan kesatuan mahluk hidup termasuk manusia terlibat di dalamnya. Manusia harus menyadari bahwa lingkungan merupakan sarana pengembangan hidup yang harus dijaga kelestariannya. Dalam lingkungan hidup terdapat ekosistem, yaitu tatanan unsure lingkungan hidup yang merupakan kesatuan utuh menyeluruh dan saling mempengaruhi dalam membentuk keseimbangan, stabilitas, dan produktivitas lingkungan hidup. Unsur-unsur lingkungan hidup dapat dibedakan menjadi tiga,yaitu: a. unsure hayati (biotk) yaitu usur lingkungan hidup yang terdiri dari mahluk hidup seperti manusia, hewan, tumbuhan dan jasad renik. b. unsur social budaya yaitu lingkungan social dan budaya yang dibuat oleh manusia berupa sistem nilai, gagasan, dan keyakinan dalam prilaku sebagai mahluk social. c. unsure fisik (abiotik) yaitu unsure lingkungan hidup yang terdiri dari mahluk tak hidup seperti tanah, air, iklim, udara dan lain sebagainya. Keberadaan unsure ini sangat besar bagi kelangsungan hidup segenap kehidupan di bumi. Pada dasarnya pembangunan pertanian berkelanjutan mengandung maksud bahwa sumber daya alam dasar- tanah, air, hutan, lautan dan udara harus dipertahankan dalam suatu keadaan produktif untuk masa penggunaan yang tak terbatas. Dalam prateknya, ini berarti bahwa sambil memenuhi kebutuhan pangan, sandang dan papan untuk generasi kini, kita harus menjaga sumberdaya tersebut agar tidak rusak, sehingga mampu untuk memberikan manfaat bagi generasi mendatang. Pertumbuhan penduduk dan pendapatan telah menyebabkan pemanfaatan sumberdaya alam yang cepat sekali meningkat, sehingga menimbulkan kecenderungan negatif terhadap mutu lingkungan sebagai akibat dari pembangunan ekonomi. Kita harus mengunakan satu pendekatan yang lebih seimbang dalam pembangunan ekonomi yang meliputi tindakan menstabilkan lingkungan serta membalik kecenderungan negatif terhadap lingkungan yang sudah merupakan kenyataan di sebagian besar negara-negara yang sedang berkembang. Faktor-faktor yang berpengaruh dalam pelesatarian lingkungan antara lain : pembuatan irigasi, pengembangan varietas unggul yang lokal spesifik, pembangunan prasarana, dan introduksi sumberdaya produksi – sudah hampir mencapai atau mendekati batas maksimal peningkatan produktivitas. Pertumbuhan penduduk telah memberikan begitu banyak tekanan terhadap mekanisme alokasi sumberdaya tradisional sehingga menjadi terpecah belah di beberapa wilayah, yang membawa permasalahan yang berkaitan dengan penggunaan sumberdaya alam. Peran kelompoktani. Kelompoktani yang berhasil tidak hanya diukur dari meningkatnya produktivitas usahatani yang dikelolanya, akan tetapi harus dilihat juga dari upaya kelompoktani tersebut dalam mengarahkan anggota kelompoknya untuk mempertahankan keseninambungan produktivitas dan kelestarian sumber daya alam dan lingkungan disekitar usahataninya. Hal ini berarti anggota kelompoktani dalam melaksanakan kegiatan usahatani harus tetap berpegang terhadap prinsip-prinsip tidak merusak lingkungan dan sekaligus menghemat dan menjaga sumberdaya alam. Seperti diketahui, bahwa usaha pertanian adalah suatu industri yang bersentuhan langsung dengan alam, sehingga usaha tani mempunyai peranan dalam melindungi alam. Selama ini banyak kegiatan usahatani yang dilakukan tanpa mempertimbangkan efek samping yang dapat merusak keseimbangan ekosistem alam, tejadinya pencemaran dan merusak ekologi tanah dan air serta meninmbulkan masalah-masalah sekunder lainnya. Dalam kaitan ini, maka peran kelompoktani menjadi sangat penting dalam meningkatkan kesadaran anggota kelompoknya tentang arti penting menjaga kelestarian sumberdaya alam dan lingkungan. Sebab hal ini akan menentukan masa depan usahataninya. Tujuan. (1) Meningkatkan kesadaran anggota kelompoktani tentang arti penting pelestarian sumberdaya alam dan lingkungan (2) Meningkatkan kemampuan kelompoktani dalam mengelola usahatani yang akarab lingkungan. (3) Terpeliharanya sumberdaya alam dan lingkungan di sekitar usaha tani kelompok. (4) Meningkatnya pemahaman anggota kelompok tentang akibat-akibat daripada kerusakan lingkungan. Langkah-langkah.Agar anggota kelompoktani memahami betul pentingnya menjaga kelestarian sumber daya alam dan lingkungan maka penyuluh pertanian perlu melakukan langkah-langkah sebagai berikut :1. Penyuluh bersama pengurus kelompok tani dan anggota melaksanakan pertemuan untuk membahas hal-hal yang terakit dengan pelaksanaan kegiatan usahatani anggota kelompok agar tidak bertentangan dengan kaidah-kaidah pelestarian sumberdaya alam dan lingkungan2. Pengurus kelompok tani menunjuk anggota kelompok yang bertugas dan bertangungjawab dalam pelaksanaan kelestarian sumber daya alam dan lingkungan3. Secara berkala anggota kelompok melakukan pengamatan usahatani anggota dari kelompoknya untuk melihat anggota kelompok yang bersangkutan dalam melaksanakan usahataninya tetap berpegang kaidah-kaidah pelestarian sumberdaya alam dan lingkungan4. Memberikan materi dalam kursus tani terkait dengan pelestarian sumberdaya alam dan lingkungan.5. Menjelsakan kepada anggota kelompok tentang cara-cara usaha tani akrab lingkungan. Masalah lingkungan disebabkan oleh dua factor: a.) ulah manusia contoh masalah lingkungan yang disebabkan manusia dapat berupa pencemaran yang disebabkan oleh limbah industri, penebangan hutan yang tak terkendali,perdagangan dan pembasmian hewan liar yang dilindungi. b.) factor alam Masalah lingkungan ini tidak disebabkan oleh manusia, melainkan oleh factor alami yang memang biasa terjadi karena pengaruh cuaca, iklim,sifat alam dan factor alam lainnya. Misalnya gunung meletus, banjir bandang,gempa bumi, kekeringan panjang dan lain sebagainya. UPAYA PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP Upaya pelestarian lingkungan tidak harus dilakukan oleh pemerintah saja, melainkan oleh semua manusia yang hidup di bumi. Hal ini sangat penting, karena generasi berikutnya akan ikut merasakan hidup di bumi. Kita tidak boleh memberikan beban lingkungan kepada anak cucu kita. Tapi mereka tetap harus kita ajarkan mengenai menjaga lingkungan. Peran penyuluh pertanian. Dlam rangka meningkatkan kesinambungan dan kelestarian sumberdaya alam dan lingkungan, peran penyuluh pertanian sangat penting terutama dalam mengingatkan anggota kelompok tani untuk selalu menjaga kelestarian lingkungan seperti penggunaan pupuk sesuai anjuran, penggunaan pestisida secara bijaksana, penghematan penggunaan air, mengolah tanah sesuai dengan petunjuk serta ikut mengawasi usahatani anggota kelompoknya. Selain itu penyuluh pertanian berperan dalam hal :Menyiapkan materi penyuluhan yang terkait dengan kelestarian sumber daya alam dan lingkungan ; Memberikan kursus kepada pengurus dan anggota kelompok tentang cara-cara berusahatani yang baik.Beberapa hal yang perlu mendapat perhatian penyuluh.Usaha untuk meningkatkan kesuburan tanah umumnya dilakukan secara kimia, yaitu dengan menambah pupuk kimia ke dalam tanah. Di lain pihak harga pupuk kimia yang semakin mahal serta kurang tersedianya sarana transportasi di daerah-daerah terpencil justru menambah beban biaya bagi petani untuk meningkatkan produksi pertanian dan pendapatannya. Pada pertanian intensif, yang diusahakan oleh petani berskala menengah dan besar, pemakaian pupuk kimia justru semakin meningkat bahkan cenderung melebihi dosis. Hal tersebut akan mengakibatkan menurunnya kesuburan biologis tanah, perkembangan patogen yang pesat, keracunan unsur hara pada tanaman dan menurunnya ketegaran tanaman terhadap serangan hama, penyakit, angin dan badai.Usaha untuk meningkatkan kesuburan tanah melalui pendekatan nature farming ( pertanian akrab lingkungan) dilakukan dengan menambah bahan organik ke dalam tanah. Ada beberapa usaha yang dapat dilakukan untuk mepertahankan atau menaikkan kandungan bahan organik tanah, yaitu dengan jalan1. Menggunkan pupuk kandang, kompos, atau pupuk hijau2. Mengusahakan dikembangkannya sisa-sisa tanaman ke dalam tanah.3. Melakukan penanaman secara tumpang sari sehingga tanag akan tertutup oleh tumbuh-tumbuhan yang dapat mengahindari penguraian bahan organik secara berlebihan(Ir. Amirudin Aidin Beng, MM. Sumber : Pedoman Penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian, Departemen Pertanian, 1985 dan berbagai sumber lainnya)