Loading...

MENINGKATKAN NILAI JUAL MELALUI PENGOLAHAN SUSU KEDELAI

MENINGKATKAN  NILAI  JUAL  MELALUI  PENGOLAHAN  SUSU KEDELAI
Kondisi ekonomi keluarga petani dengan multi kebutuhan, secara umum masyarakat kita akan mengurangi konsumsi baik dari segi mutu dan volume asupan pangan pada anggota keluarga, Padahal mutu dan volume pangan keluarga merupakan awal keberhasilan kehidupan untuk selamanya, nilai kebutuhan pangan keluarga menduduki ranking atas adalah kebutuhan susu. Guna mencukupi kebutuhan susu dengan harga yang lebih murah dan tidak mengurangi nilai protein serta vitamin yang diharapkan sebetulnya bisa disiapkan atau diolah setiap keluarga berupa susu nabati yaitu dengan memanfaatkan kedelai. Susu kedelai pada umumnya mempunyai rasa langu sehingga masyarakat enggan mengkonsumsi. Namun rasa langu tersebut bisa dihilangkan tanpa menggunakan bahan kimia yang mengganggu kesehatan.Kedelai di kunsumsi dalam bentuk asli / tanpa rekayasa olahan kandungan nutrisi sulit terserap oleh tubuh manusia; maka sangat perlu alternatip pengolahan biji kedelai. Biji Kedelai secara umum dikenal masyarakat di olah menjadi Tempe dan Tahu namun sebetulnya masih banyak variasi olahan dari bahan kedelai Manfaat susu Susu Hewani, Susu Nabati maupun air susu ibu (ASI) begitu dibutuhkan karena kandungan gizinya yang tinggi. Untuk anak di masa pertumbuhan, susu ASI mutlak dibutuhkan pada usia selanjutnya sebagai penunjang asupan nutrisi. Bagi orang dewasa susu masih perlu dikonsumsi karena kandungan proteinnya untuk mengganti sel tubuh yang rusak. Hanya saja bagi tubuh dengan kolesterol tinggi harus hati-hati dalam mengkonsumsi susu terutama susu hewani. Ketika protein sangat dibutuhkan sementara kandungan kolesterol perlu dihindari, maka susu kedelai adalah jawabanya sebagai susu bebas kolesterol. Tidak hanya sebatas itu, bagi bayi maupun anak dalam usia Pertumbuhan kebutuhan gizinya juga bisa ditunjang oleh susu kedelai. Menambah kesempurnaan susu kedelai memungkinkan untuk ditambahkan berbagai vitamin yang biasanya terkandung dalam susu maupun ASI.Dalam pelaksanaan pembuatan susu kedelai. Teknologinya sangat sederhana, peralatan yang dibutuhkannya seadanya dan mudah dipahami teknik pembuatannya. Namun perlu diketahui bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan produk olahan kedelai kurang disukai, antara lain bau langu atau bau kacang, rasa pahit dan rasa seperti kapur. Dengan cara pengolahan yang baik maka bau langu tersebut akan hilang. Untuk membuat susu kedelai dengan warna putih seperti susu, rasa gurih dan tidak berbau langu sangat mudah yang penting kita memahami proses pembuatan susu kedelai.CARA PEMBUATANAda beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat susu kedelai, yaitu : 1. Pemilihan bahan baku kedelaiBerdasarkan pengalaman dalam proses pembuatan susu kedelai untuk menghasilkan susu kedelai yang berkualitas baik adalah biji kedelai bersih tanpa ada cacat baik akibat dari hama/penyakit maupun bercak akibat salah pengeringan. Hal ini disebabkan karena dengan biji berwarna cerah, bersih sehingga jika dilakukan perendaman biji serempak cepat dan mudah dikelupas.2. Sortasi bahan bakuPisahkan biji kedelai dari kotoran seperti batu, ranting serta daun dan biji rusak. Biji kedelai yang kotor dan rusak akan mempengaruhi kualitas kedelai seperti bau langu dan warna hasil perolehan susu.3. PerendamanDi rendam dalam air yang bersih seama 4 samapai dengan 9 jam dengan tujuan untuk mempermudah pengelupasan kulit kedelai dan mempermudah pemblenderan/pembuburan,. Perendaman dilakukan pada suhu ruang dengan perbandingan larutan perendaman dan kedelai 3:14. Pencucian dan PengelupasanUntuk membersihkan semua kotoran dan aroma tidak sedap akibat pembusukan, air diganti berulang-ulang agar dipastikan kedelai bersih, Pisahkan kulit kedelai dengan cara biji kedelai diremas-remas dengan tangan kemudian ditambahkan air, kulit yang mengambang dapat dibuang. Lakukan hal tersebut sampai berulang-ulang sampai kulitnya bersih.Hasil setelah di kelupas5. Pembuburan /PemblenderanKedelai yang sudah bersih dilakukan proses penggilingan dengan cara menambahkan air sehingga jumlah air secara keseluruhan mencapai 10 kali lipat bobot kedelai kering. .6. PenyaringanBubur encer disaring dengan kain kasa dan filtratnya merupakan susu kedelai mentah.7. PemasakanGuna mendapatkan susu kedele dengan rasa yang lezat lakukan proses sebagai berikuta. Siapkan cairan gula sebagai perasa susu dengan cara rebuslah sampai mendidih campuran gula pasir dan air perbandingan 1 : 1 Setelah mendidih tambahkan garam secukupnya, kemudian di saring b. Rebuslah susu kedele dan campurkan daun pandan sebagi pewangi di aduk-aduk secara perlahan tunggu sampai mendidih; pada saat buih naik hampir tumpah tuangkan larutan gula yang sudah disiapkan, kemudian tunggu sampai mendidih lagi agar dipastikan pemasakan sempurna serta di dapatkan hasil olahan aman untuk di kunsumsi c. Guna mendapatkan rasa manis sedang (disukai orang secara umum berdasarkan evaluasi pemasaran) penambahan gula dengan perbandingan 1 liter air : 1 ons gula pasir d. Tunggu beberapa saat agar susu kedele agak dingin kemudian lakukan penyaringan menggunakan peralatan steril agar susu kedele benar-benar nyaman untuk dikonsumsi8. PengemasanSusu kedelai yang telah dilakukan proses diatas siap dikemas sesuai tujuan pasar dan atau konsumen. yang dilakukan oleh Bapak Imam Firdaus dengan mengharap pangsa pasar bervariasi cakupan luas maka memilih kemasan menggunakan plastik dengan harga jual eceran Rp 1.000; tersedia hangat dan cool; menerima pesanan.Makin dikenalnya susu kedelai, membuat susu nabati kini makin berperan sebagai susu alternatif pengganti susu hewani karena ternyata penggunaan dan manfaat susu kedelai adalah solusi yang tepat dan tidak mengurangi nilai asupan gizi keluarga. Oleh: Sunarto STP. PP Madya BPP Kecamatan Banyuurip DINPPKP Purworejo