Loading...

MENINGKATKAN PRODUKTIFITAS JAGUNG DENGAN MENJAGA KELEMBABAN TANAMAN

MENINGKATKAN PRODUKTIFITAS JAGUNG DENGAN MENJAGA KELEMBABAN TANAMAN
1. Pendahuluan Jagung merupakan salah satu sumber pangan pokok (karbohidrat) setelah padi/beras dan gandum. Jagung merupakan komoditi utama yang dikembangkan masyarakat petani di Kabupaten Lembata. Hampir 100 % petani di Kabupaten Lembata membudidayakan tanaman jagung, baik itu di daerah pesisir maupun daerah pegunungan dengan pola tanam monokultur maupun tumpang sari dengan tanaman lainnya. Budidaya jagung di kabupaten Lembata biasanya dilakukan pada musim hujan. Dan kalau pada musim kemarau atau musim panas hanya bisa dilakukan didaerah yang memiliki sumber air. Produktifitas jagung yang selama ini dilakukan masih sangat jauh dari standar produktifitas jagung. Hal ini disebabkan karena budidaya jagung masih bersifat tradisional atau turun temurun yang petani lakukan dari jaman dulu. Salah satunnya adalah dengan menjaga kelembaban tanaman. Rata-rata produktifitas sat ini adalah 2,3 Ton/Ha.Dalam tulisan ini akan kami uraikan bagaimana meningkatkan produktifitas dengan menggunakan benih bermutu. 2. Menjaga Kelembaban Tanaman Menjaga kelembaban tanaman dilakukan dengan cara :a. Menggunakan tanaman penutup tanah b. Pengairan pada saat-saat kritis (saat tanam, 7, 40 dan 60 hst) yaitun pada saat tanaman mulai bertumbuh, saat tanaman mulai bunting dan berbunga dan pada saat masak.Proses ini harus betul – betul diikuti sehingga produktifitas tanaman dapat tinggi. OLEH : MODESTA MONIKA WUWUR, S.PtPENYULUH PERTANIAN MUDA PADA BPP LEWOLEBA– KECAMATAN NUBATUKANKAB. LEMBATA TAHUN : 2017