MENINGKATKAN PRODUKTIFITAS JAGUNG DENGAN PENYIANGAN TEPAT WAKTU
1. PendahuluanJagung merupakan salah satu sumber pangan pokok (karbohidrat) setelah padi/beras dan gandum. Jagung merupakan komoditi utama yang dikembangkan masyarakat petani di Kabupaten Lembata. Hampir 100 % petani di Kabupaten Lembata membudidayakan tanaman jagung, baik itu di daerah pesisir maupun daerah pegunungan dengan pola tanam monokultur maupun tumpang sari dengan tanaman lainnya. Budidaya jagung di kabupaten Lembata biasanya dilakukan pada musim hujan. Dan kalau pada musim kemarau atau musim panas hanya bisa dilakukan didaerah yang memiliki sumber air. Produktifitas jagung yang selama ini dilakukan masih sangat jauh dari standar produktifitas jagung. Hal ini disebabkan karena budidaya jagung masih bersifat tradisional atau turun temurun yang petani lakukan dari jaman dulu. Salah satunnya petani kurang memperhatikan waktu penyiangan. Rata-rata produktifitas sat ini adalah 2,3 Ton/Ha.Dalam tulisan ini akan kami bagaimana meningkatkan produktifitas dengan melakukan penyiangan secara tepat.2. 2. Penyiangan Tepat Waktu Penyiangan tepat waktu pada tanaman jagung merupakan salah satu proses yang kadang sering diabaikan oleh petani. Namun setelah dilakukan pengujian penyiangan sangat mempengaruhi produktifitas tanaman jagung. Hal ini disebabkan karna pada saat gulma dibiarkan akan mempengaruhi proses pertumbuhan tanaman. A. Waktu Penyiangan 1. Sebelum Tanam Dilakukan pada saat setelah pengolahan tanah atau sebelum tanam. Pada saaqt tanam gulma sudah dibasmi. 2. Setelah Tanam Penyiangan yang paling tepat sebaiknya dilakukan pada saat 10-15 dan35-40 Hari Setelah Tanam (HST). Dilakukan dengan manual yaitu dengan menggunakan tova. Sebaiknya dilakukan dengan cara manual atau tidak menggunakan herbisida. Untuk mempertahankan kesuburan tanah.l3. Pada saat menyiang gulma diletakan pada bagian atas pertanaman. Fungsinya untuk menjaga kelembaban pada tanaman dan sekaligus sebagai kompos. OLEH : MODESTA MONIKA WUWUR, S.PtPENYULUH BPP LEWOLEBA– KECAMATAN NUBATUKANTAHUN : 2017 KAB. LEMBATA