Admin Ponorogo - Hari minggu 10/12-17 yang cerah tidak mengurungkan kelompok tani : KARYA SARI, Ds. Sukosari, Kec Babadan mengadakan syukuran panen di tengah sawah dengan gubuh yang kokok untuk memberikan syukuran kepada kelompok tani disekitarnya agar hasil panen padi yang dihasilkan terhindar dari musibah yang saat ini banyak terjadi di mana-mana. Seseorang yang merasa mendapatkan anugerah atau karunia dari Tuhan, tentu akan bersyukur. Salah satu kebiasaan masyarakat Jawa pada umumnya adalah upacara adat jawa menyelenggarakan selamatan, yaitu suatu acara pengiriman doa bagi yang melakukan selamatan. Dengan kata lain, Selamatan atau selametan adalah sebuah tradisi ritual yang dilakukan oleh masyarakat Jawa dengan tujuan untuk memperoleh keselamatan bagi orang yang bersangkutan. Clifford Geertz (1969: 126) antara lain menulis tentang selamatan sebagai upacara kecil di dalam sistem religius jawa. Acara ini biasanya dihadiri oleh para tetua desa, tetangga dekat, sanak saudara, dan keluarga inti. Setelah selamatan selesai, tetamu biasanya akan dibawakan aneka penganan basah (nasi, lauk pauk, dan tambahan snack atau kue-kue) atau makanan kering (mi instan, kecap, minyak goreng, saus tomat, saus sambal) yang dinamakan besekan atau berkat.Upacara selamatan merupakan salah satu tradisi yang dianggap dapat menjauhkan diri dari mala petaka. Selametan adalah konsep universal, diamana di setiap tempat pasti ada dengan nama yang berbeda. Hal ini karena kesadaran akan diri yang lemah di hadapan kekuatan-kekuatan di luar diri manusia. Secara tradisional acara selamatan dimulai dengan doa bersama, dengan duduk bersila di atas tikar, melingkari nasi tumpeng dengan lauk pauk dan sesaji ( kalau ada).Tujuan dari selamatan ini adalah untuk menyukuri nikmat dari hasil apa yang kita kerjakan dan sebagai makluk hidup di dunia wajib memberikan rejekinya untuk memberikan sedekah kepada alam. Acara ini merupakan moment yang penting karena di hadir oleh Kabidluh Dinas Pertanian dan Perikanan Kab Ponorogo, Ir. MEDY SUSANTO, MMA dalam sambutannya " Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sudah diagendakan setiap tahun dan Alhamdulillah hasil panen padi riil dapat menghasilkan 14 s/d 15 Kwt / kotak, ini merupakan kebanggaan petani dan dapat dinikmati oleh seluruh poktan "Karya Sari " dan alsintan yang ada sudah memadai serta pengairan sudah cukup" ujarnya.Hadir pula Ka UPT Dinas Pertanian dan Perikanan yang baru ,Dyah Prananingrum,SP, Koord PP Joesoef Soegiarto, POPT Koord Kab Suwarni,SP, POPT Kec. Paino,SP dan rekan BPP Babadan, Gapoktan dan seluruh petani bisa hadir, semoga kegiatan ini membawa berkah dan terhindar dari mala petaka. ( Bang Joe's/ponorogo )