Loading...

MESIN PENGERING GABAH (BENIH) TIPE SIRKULASI

MESIN PENGERING GABAH (BENIH) TIPE SIRKULASI
Penanganan pascapanen komoditas pertanian manjadi hal yang tidak kalah pentingnya dengan penanganan sebelum prapanen. Dengan Penanganan yang tepat, bahan hasil pertanian dapat diolah dan disimpan dengan kualitas yang tidak berbeda dibandingkan sesaat setelah panen.Salah satu penanganan pascpanen bijian adalah pengeringan. Pengeringan merupakan usaha mengurangi sejumlah massa air dari dalam bahan. Pengeringan menjadi sangat penting karena dengan berkurangnya kandungan air dalam bahan, resiko kerusakan bahan akibat aktivitas enzimatis dan biologi dapat dikurangi sehingga bahan pertanian dapat dipertahankan kualitasnya selama proses penyimpanan. Di Indonesia pengeringan gabah sebagian besar masih dilakukan dengan metode penjemuran langsung di bawah sinar matahari. Pengeringan dengan metode ini memiliki kekurangan seperti resiko tercemar kotoran, kehilangan akibat dimakan binatang, kehujanan dan menurunnya aspek kualitas gabah akibat pengeringan yang tertunda. Salah satu teknologi untuk mengatasi hal tersebut antara lain adalah mesin pengering tipe sirkulasi (circulation drayer). Mesin ini berfungsi untuk mengeringkan biji-bijian (padi, jagung dan kedelai) dengan cara mensirkulasikan atau mengalirkan bahan yang dikeringkan melalui zone pengeringan secara kontinyu sampai diperoleh kadar air yang diinginkan.Mesin pengering tipe sirkulasi terdiri dari 9 komponen utama yaitu (i) bak pengering, (ii) bagian ruang pengering (drying zone), (iii) bucket konveyor, (iv) kompor pemanas, (v) blower hisap, (vi) ulir (screw) pembawa aliran gabah, (vii) pengatur pengeluaran gabah, (viii) sistem transmisi dan (ix) panel kontrol. Mesin ini mempunyai kapasitas kerja 2-3 ton/proses dengan lama pengeringan 15-18 jam, serta laju pengeringan 0,8-1%/jam. Sistem pemanasan secara langsung, sedangkan sistem pemanas dengan automatic gas burner dengan waktu loading/unloading 3-4 jam. Bahan bakar yang digunakan adalah Gas LPG, dengan penggerak bucket elevator : motor listrik 1,5 HP, screw conveyor : motor listrik 1HP dan blower : motor listrik 1 HP. Keunggulan mesin pengering tipe sirkulasi jika dibandingkan dengan mesin pengering tipe box (Box Dryer) adalah mempunyai kadar air seragam karena pada saat proses pengeringan berlangsung, bahan yang dikeringkan bersirkulasi terus menerus hingga mencapai kadar air yang diinginkan dan kekeringannya pun merata sehingga waktu yang diperlukan dalam proses pengeringan akan lebih singkat jika dibandingkan dengan metode penjemuran dibawah sinar matahari langsung atau menggunakan mesin pengering tipe Batch Dryer dimana pada jenis mesin pengering ini pembalikan bahan yang dikeringkan dilakukan secara manual, kepadatan dan ketebalan tumpukan bahan yang tidak merata dan membutuhkan waktu yang relatif lebih lama dibandingkan dengan tipe sirkulasi. Penulis : (Suwarna- Penyuluh Pertanian Pusat- BPPSDMP)Sumber :Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian , Badan Litbang Pertanian , 2015. http://mekanisasi.litbang.pertanian.go.id/ (Diakses Tanggal 7 April 21015)