Loading...

Metoda Penyuluhan Pertanian Pertemuan Kelompok tani Dalam Transformasi Informasi dan Teknologi Pertanian, Oleh Apip Sukirman, SP Penyuluh Pertanian Madya

Metoda Penyuluhan Pertanian Pertemuan Kelompok tani Dalam Transformasi Informasi dan Teknologi Pertanian, Oleh Apip Sukirman, SP Penyuluh Pertanian Madya
Metode penyuluhan pertanian merupakan cara dan prosedur yang digunakan oleh penyuluh pertanian dalam menyampaikan pesan kepada sasaran agar terjadi perubahan perilaku dan kepribadian sasaran sebagaimana yang diharapkan. Seorang penyuluh perlu memahami prinsipprinsip metode penyuluhan untuk memilih suatu metode yang tepat. Prinsip-prinsip tersebut antara lain: Pengembangan untuk berpikir kreatif Tempat yang paling baik adalah tempat di kegiatan sasaran Setiap individu terikat dengan lingkungan sosialnya Ciptakan hubungan yang akrab dengan sasaran Memberikan sesuatu untuk terjadinya perubahan Materi penyuluhan sangat menentukan terhadap jenis metoda penyuluhan pertanian yang akan digunakan. Misalnya, penyuluhan tentang intensifikasi pemanfaatan lahan pertanian sangat berbeda dengan penyuluhan intensifikasi ayam buras, intensifikasi ternak potong, intensifikasi kedele atau intensifikasi padi (inivasi teknis). Berlainan pula dengan materi pembentukan poktan dan gapoktan (menyangkut inovasi sosial) serta penyuluhan tentang perkreditan dan kontrak kerja (inovasi ekonomi). Dalam penerapan Metode penyuluhan pertanian dapat dilakukan langkah-langkah : identifikasi dan analisis data sasaran, penyuluh dan perlengkapannya, keadaan daerah/wilayah dan kebijakan pembangunan menetapkan alternatif metode penyuluhan pertanian. Alternatif metode ini dapat didekati dengan penggolongan berdasarkan jumlah sasaran yaitu secara pendekatan massal, kelompok maupun perorangan. menetapkan Metode penyuluhan pertanian. Pertemuan Kelompok tani Salah Satu Penerapan Metoda Penyuluhan Pertanian " Kunjungan/Anjangsono " Anjangsono atau kunjungan merupakan kegiatan penyuluhan pertanian yang dilakukan secara langsung kepada sasaran. Kunjungan dapat dilakukan ke tempat sasaran yaitu lahan usaha tani atau ke rumah berupa pendekatan perorangan. Selain itu, apabila penyuluh melakukan kunjungan pada kelompok tani disebut pendekatan kelompok, dan jika penyuluh memberikan ceramah kepada sasaran yang jumlahnya banyak dan heterogen, disebut pendekatan kelompok. Kegiatan kunjungan secara umum mempunyai tiga tujuan utama, yaitu: mempengaruhi sikap sasaran, mengajarkan pengetahuan, dan mengajarkan keterampilan. Teknik penyuluhan yang perlu diperhatikan pada saat melakukan kunjungan berupa: persiapan (penentuan isi pesan yang akan disampaikan, pemilihan topik disesuaikan dengan kondisi usaha tani, penguasaan materi, dan menentukan jadwal kunjungan. Selain itu, dalam mendayagunakan teknik penyuluhan pertanian pada saat melakukan kunjungan kepada sasaran perlu diciptakan suasana yang akrab dengan menjadikan sasaran sebagai mitra, dan bukan sebagai objek. Pesan disampaikan secara sistematis dan disertai dengan alat bantu yang memadai. APIP SUKIRMAN, SP fungsional Penyuluh Pertanian Dinas Pertanian Kab.Garut