Buah Naga atau Dragon fruit termasuk famili Cactaceae (kaktus) merupakan salah satu tanaman buah yang berkhasiat obat dan mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi. Jumlah cabang Buah Naga yang terlalu banyak juga menyebabkan hasil produksi Buah Naga tidak maksimal. Unsur hara yang diserap pohon naga akan habis untuk memenuhi kebutuhan batangnya saja. Jumlah normal cabang sekitar 4-6 cabang/pohon. Ketika pada masa berbuah, pemotongan ujung cabang diperlukan agar cabang tidak berkonsentrasi untuk pengembangan batang. Sehingga unsur hara bisa dialihkan untuk pemenuhan pembesaran Buah Naga. Tehnik Pemangkasan : Karena memang pemangkasan tanaman buah naga wajib dilakukan pada budidaya untuk memunculkan bunga dan buah terutama pada masa musim buah seperti akhir tahun saat ini. Sebenarnya pemangkasan tanaman buah naga bisa dibilang mudah dan sederhana. Intinya, pemangkasan bertujuan untuk menghentikan pertumbuhan cabang/sulur buah naga atau menghilangkan tunas baru yang muncul. Batang utama (primer) dipangkas, setelah tinggi mencapai tiang penyangga (sekitar 2 m), dan ditumbuhkan 2 cabang sekunder, kemudian dari masing-masing cabang sekunder dipangkas lagi clan ditumbuhkan 2 cabang tersier yang berfungsi sebagai cabang produksi. Jumlah cabang Buah Naga yang terlalu banyak juga menyebabkan hasil produksi Buah Naga tidak maksimal. Unsur hara yang diserap pohon naga akan habis untuk memenuhi kebutuhan batangnya saja. Jumlah normal cabang sekitar 4-6 cabang/pohon. Ketika pada masa berbuah, pemotongan ujung cabang diperlukan agar cabang tidak berkonsentrasi untuk pengembangan batang. Sehingga unsur hara bisa dialihkan untuk pemenuhan pembesaran Buah Naga. Unsur Kalium sangat penting dalam proses pembentukan dan pembesaran Buah Naga. Unsur Kalium alami/organik banyak didapatkan dari Pangkal pohon pisang, serabut kelapa, organik laut, tulang ikan/hewani, daun teh dll. Bahan bahan alami tersebut diproses dengan cara fermentasi. Kalium anorganik didapat dari ZK, MKP, KNO3. Bahan Kalium bisa disemprotkan dan juga bisa ditaburkan disekitar tanaman. Penjelasannya begini, setelah cabang/sulur tumbuh panjang (kurang lebih 70cm) atau sudah melengkung kebawah (sulur jangan terlalu panjang, karena buah yang tumbuh terlalu jauh jaraknya dari cabang utama tidak bisa bagus), pemangkasan dilakukan pada setiap ujung cabang (saya beri tanda lingkaran kuning). Perlu diingat, intinya tidak ada pertumbuhan cabang atau tunas baru, jadi jika nanti muncul tunas baru, tunas tersebut tetap harus dipotong agar tidak terus tumbuh. Sederhananya, jika tidak ada pertumbuhan cabang/tunas, maka nutrisi/unsur hara hanya digunakan untuk menumbuhkan bunga/bakal buah. Pustaka : http://petanitop.blogspot.com/2016/04/cara-pemangkasan-tanaman-buah-naga-agar.html https://www.nuansa.web.id/perkebunan/cara-pemangkasan-buah-naga-yang-baik-dan-benar/