Salah satu permasalahan klasik dalam pra dan pasca panen padi adalah kehilangan hasil yang relatif tinggi,mahal, membutuhkan tenga kerja tinggi dalam waktu yang singkat. Untuk mengurangi permasalahan tersebut,Badan Litbang Pertanian telah menghasilkan teknologi mekanisasipertanian, berupa alat mesin pertanian modern untuk pengelolaan,pengendalian, dan pemrosesan padi. Teknologi ini diharapkan dapatmemberikan dukungan kepada program swasembada pangan dalammencapai surplus padi atau target produksi padi tahun 2015 sebesar73,5 juta ton.Perekayasaan teknologi mekanisasipadi sangat penting,mengingat saat ini tenaga kerjadi sektor pertanian mulai langka.Dalam kurun 10 tahun terakhir,terjadi pergeseran lima juta rumahtangga tani ke sektor industry dan jasa informal lainnya. Selainitu, pengembangan teknologimekanisasi pertanian dapat membantumengurangi biaya produksi. Pelepasan Mico Harvester; Mini combine (Mico) harvesteradalah salah satu inovasi teknologimekanisasi hasil Balitbangtanuntuk mengatasi kondisi lahansawah di Indonesia yang umumnyasempit dan berlumpur dalam. Micoharvester diluncurkan oleh KepalaBalitbangtan pada 7 Desember2014 di lahan sawah BPTP Banten,dihadiri Direktur PascapanenDitjen Tanaman Pangan, KepalaDinas Pertanian dan peternakanProvinsi Banten, serta pejabat danpeneliti lingkup Balitbangtan. Keunggulan Mico Harvester; Mico harvester mempunyai gayatekan (ground pressure) mesin kepermukaan tanah sebesar 0,11 kg/cm2, dibandingkan mesin combineharvester Prototipe I sebesar 0,13kg/cm2. Mesin combine harvesteryang ada di pasaran rata-rata memilikigaya tekan 0,20 kg/cm2.Makin kecil nilai gaya tekan mesinke permukaan tanah, makin kecilpeluang mesin terperosok kedalam tanah. Pertimbangan inisangat penting karena lahansawah di Indonesia umumnyamemiliki drainase kurang baiksehingga tanahnya lembek.Mico harvester dioperasikanoleh satu orang operator dan duaorang pembantu.Kapasitas kerjamesin mencapai 7-9 jam/ha.Mico harvester juga dapatmengurangi kehilangan hasilpanen padi yang tinggi, mencapai10% akibat panen secara manual(gropoyakan). Kehilangan hasilpanen dapat terjadi pada prosespemotongan, pengangkutan, danperontokan. Dengan menggunakanMico harvester, tingkat kehilangan hasil ini bisa ditekansampai kurang dari 2% karenaseluruh proses panen (pemotongan,pengangkutan, perontokan,dan pengarungan) dilakukandalam satu kali proses. Tingkatkebersihan gabah pun meningkat,mencapai > 95%. Penyelamatanhasil panen ini akan sangat berartibagi peningkatan produksimaupun efisiensi dan efektivitaspemanenan sehingga pendapatanpetani meningkat. Dengan lebarkerja 1,2 m, Mico harvester cocokuntuk petakan sawah yang sempitkarena lebih mudah beroperasidan bermanuver di lahan.Sejalan dengan kemajuandi bidang alat mesin pertanianserta peningkatan kebutuhansarana panen dan pascapanen,kemampuan sumber daya manusiaseperti aparat/petugas, penyuluhpertanian, dan petani dalamkelompok tani (poktan)/gabungankelompok tani (gapoktan) perlulebih ditingkatkan.Dukungan darisektor industri dalam negeri jugadibutuhkan dalam pengembanganteknologi alat mesin pertaniansehingga harga jual mesin terjangkauoleh petani.Ketersediaansuku cadang (spare part) jugapenting untuk menjaga keberlangsunganmesin-mesin yangada.Kebijakan pemerintah dibidang alat mesin pertanian jugasangat dibutuhkan.Bantuan alatmesin panen dan pascapanendapat membantu berkembangnyateknologi alat mesin pertaniandan meningkatkan kesejahteraanpetani (Donny Anggit Sasmito). Spesifiksi tehnis; Ringkasan Spesifikasi Indo Mini Combine (Mico) Harvester.,Tipe Riding.Dimensi Panjang, Lebar, Tinggi, masing masing 260 cm,180 cm,170 cm, dengan Berat total 800 kg. Unjuk kerja Kecepatan, 1-1,5 km/jam; Kapasitas lapang 7-9 jam/ha, atau 0,14-0,11 ha/jam; Ground pressure, 0,11kg/cm persegi; Lebar kerja, 120 cm; Tingkat kebersihan> 95%; Kehilangan hasil 5 %; Jumlah operator, 2- 3 orang. Motor penggerak JenisDayaPutaran motor; Konsumsi bahan bakar 1,1 l/jam; Silinder tunggal, mesin diesel; 13-16 (9,7-11,9) HP (KW), 2.000 rpm;; Transmisi 3 maju dan 1 mundur; Roda Tipe Rubber crawler;Jumlah 2 unitLebar, 32 cm, Panjang kontak, 115 cm. Unit perontok Tipe Trow-in, Pisau potong Tipe Cutter bar; Unit pembersih Tipe Blower isap; Lifting system Tipe Hidrolis. Penyunting : Ir. Ali Bosar Harahap. MMEmail : Ali.bosarharahap@yahoo.co.idSumber : Donny Anggit Sasmito, WARTA, Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian, Vol 37 No 1.tahun 2015.