MIMBAR SARASEHAN KONTAK TANI NELAYAN ANDALAN (KTNA) KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI TAHUN 2016
Keberhasilan Pembangunan Pertanian pada dasarnya ditentukan oleh peran serta dan kemampuan Petani-Nelayan dalam menggerakkan organisasi-organisasi Kelompok Tani-Nelayan dalam menghadapi pasar global. Indikasi keberhasilan pembangunan pertanian tidak hanya diukur dari pendapatan yang diperoleh dari hasil pertanian, tetapi lebih ditekankan pada usaha peningkatan kesejahteraan para Petani-Nelayan beserta keluarganya.Kesejahteraan Petani-Nelayan hanya terwujud apabila Petani-Nelayan mampu memperjuangkan nasibnya sendiri dengan memiliki modal usaha tani melalui kelembagaan kelompok tani yang tangguh. Petani maju, efsien dan tangguh yang menjadi tujuan pembangunan pertanian hanya akan dicapai bila Petani-Nelayan sebagai pelaku utama dan pelaku usaha dapat mengelola usaha tani dari pengadaan sarana produksi, proses produksi dan pemasaran secara berkelompok. Oleh karena itu keberadaan kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) selaku utama dan pelaku usaha, dan menjadi wakil-wakil Petani-Nelayan peranannya makin sangat penting dalam membawakan aspirasi para Petani-Nelayan diwilayahnya.Dalam rangka lebih meningkatkan peran serta KTNA dalam pembangunan pertanian, maka perlu dilaksanakan Mimbar Sarasehan KTNA Tingkat Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2016. Mimbar Sarasehan KTNA merupakan forum konsultasi antara Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) dengan pihak pemerintah yang diselenggarakan secara periodik dan berkesinambungan untuk memusyawarahkan dan merumuskan dalam mencapai kesepakatan mengenai hal-hal yang menyangkut masalah-masalah pelaksanaan program pemerintah dan kegiatan Petani-Nelayan dalam pembangunan pertanian.Adapun tujuan dalam pelaksanaan Mimbar Sarasehan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) adalah:1. Memahami keadaan masalah-masalah yang dihadapi dalam pembangunan pertanian dilapangan, baik oleh pihak Petani-Nelayan maupun program pemerintah yang telah dicanangkan.2. Mencapai kesepakatan bersama tentang pemecahan maslah beserta penyusunan rencana kegiatan yang mencakup usaha tani nelayan dan kehidupan Petani-Nelayan beserta keluarganya.3. Meningkatkan peranan dan peran serta Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) sebagai subjek pembangunan pertanian dalam arti luas. 4. Mewujudkan hubungan timbal balik yang serasi antara Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) dengan pemerintah dalam melaksanakan dan mengevaluasi program pembangunan pertanian untuk memperbaiki perencanaan masa mendatang.5. Dalam rangka persiapan Pekan Daerah (PEDA) KTNA XV di Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau pada tanggal 19 s/d 24 September 2016. Adapun tujuan dalam pelaksanaan Mimbar Sarasehan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) adalah:1. Meningkatkannya sumber daya petani nelayan sehingga tangguh dalam menghadapi kebijakan pasar global demi peningkatan kesejahteraan keluarganya.2. Meningkatkannya jalinan kerjasama dan kemitraan kelompok tani selaku pelaku utama dengan pengusaha bidang pertanian selaku pelaku usaha dan pemerintah.3. Meningkatkannya kemampuan kelembagaan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Tingkat Kabupaten, tingkat Kecamatan dan Tingkat Desa.Peserta Mimbar Sarasehan Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Kepulauan Meranti berjumlah 40 orang terdiri dari peserta utama, pendamping dan peninjau dari 9 Kecamatan dan 2 orang Penyuluh Pertanian. Dengan rincian sebagai berikut :1. Kecamatan Tebing Tinggi 2. Kecamatan Tebing Tinggi Barat 3. Kecamatan Tebing Tinggi Timur 4. Kecamatan Rangsang 5. Kecamatan Rangsang Barat 6. Kecamatan Rangsang Pesisir 7. Kecamatan Merbau 8. Kecamatan Pulau Merbau9. Kecamatan Tasik Putri Puyu10. Penyuluh Pertanian.Materi yang akan dibahas dalam kegiatan Mimbar Sarasehan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Kepulauan Meranti adalah :a. Penyampaian program dari narasumber antara lain : - Program Sub Sektor Dinas Pertanian Peternakan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2016 dan Rencana Tahun 2017 yang perlu mendapat dukungan KTNA.b. Evaluasi program dan Kegiatan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) tahun 2016 serta rencana kerja KTNA untuk tahun 2017.c. Revitalisasi kepengurusan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Tingkat Kabupaten dan Kecamatan Se-Kabupaten Kepulauan Meranti.d. Pembahasan masalah yang ditemui pada Mimbar Sarasehan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) di tingkat kecamatan yang dijadikan bahan rumusan Mimbar Sarasehan Tingkat Kabupaten Kepulauan Meranti.e. Pembahasan persiapan Pekan Daerah (PEDA) KTNA XV di Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau pada tanggal 19 s/d 24 September 2016.