Badan Litbang pertanian dalam rangka mendukung program swasembada pangan yang ditargetkan Presiden RI untuk komoditas pangan (padi, jagung, dan kedelai) telah berhasil menghasilkan berbagai teknologi mekanisasi pertanian berupa alat mesin pertanian modern yang bisa membantu meningkatkan kesejahteraan petani.Mini Combine (MICO) Harvester adalah salah satu hasil inovasi teknologi mekanisasi yang dihasilkan oleh Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Petanian, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian untuk mengatasi kondisi lahan sawah di Indonesia. Secara umum kondisi lahan sawah di Indonesia memiliki karakteristik luasan lahan yang sempit dan kedalaman tanah yang dalam. Mini Combine (MICO) Harvester mempunyai gaya tekan (ground pressure) mesin ke permukaan tanah sebesar 0,11 kg/cm2, sedangkan mesin combine harvester yang ada di pasaran rata- rata memiliki gaya tekan (ground pressure) sebesar 0,20 kg/cm2. Makin kecil nilai gaya tekan mesin ke permukaan tanah akan memperkecil peluang terjadinya mesin terperosok ke dalam tanah. Pertimbangan ini sangat penting karena umumnya kondisi sawah di Indonesia memiliki fasilitas infrastruktur drainasenya kurang baik sehingga tanahnya lembek. Mini combine harvester diharapkan dapat mengatasi masalah kelangkaan tenaga kerja disektor pertanian khususnya tenaga panen, mesin ini dioperasikan oleh 1 orang operator dan 2 orang pembantu. Mini combine harvester juga dapat menurunkan kehilangan panen padi. Kondisi saat ini, tingkat kehilangan hasil (losses) padi pada waktu musim panen masih sangat tinggi, dikarenakan proses panen yang masih secara manual (gropoyakan). Kehilangan hasil terjadi pada proses pemotongan, pengangkutan, perontokan. Titik kritis kehilangan hasil pada proses pemotongan dan perontokan sebesar 10%. Dengan menggunakan mini combine harvester tingkat kehilangan pada proses pemanenan bisa ditekan sampai dengan kurang dari 2%. Rendahnya tingkat kehilangan panen dengan menggunakan mesin combine harvester, dikarenakan seluruh proses panen; pemotongan, pengangkutan, perontokan dan pengarungan dapat dilakukan dalam satu kali proses. Selain itu, dengan menggunakan mini combine harvester, tingkat kebersihan gabah panen yang dihasilkan mencapai >95%.Kapasitas kerja mesin mencapai 7-9 jam per hektar. Tentunya hasil ini akan dapat meningkatkan pr oduksi padi petani, meningkatkan effisiensi dan efektifitas pada proses pemanenan sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani, serta dapat mendukung program pemerintah dalam hal swasembada pangan (beras)Selain itu dengan lebar kerja 1,2 meter Mini Combine Harvester sangat cocok untuk petakan sawah yang sempit. "MICO" merupakan inovasi teknologi yang ditunggu-tunggu, yang saat ini sangat dibutuhkan petani khususnya untuk lahan sawah dengan petakan sempit, sehingga alsin lebih mudah beroperasi dan bermanuver di lahan. (Penulis : Suwarna Penyuluh Pertanian Pusat)Sumber : Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian , Badan Litbang Pertanian, 2015. http://mekanisasi.litbang.pertanian.go.id/