Loading...

MOLAB KELILING, WUJUD NYATA PEMERINTAH DKI JAKARTA DALAM MELINDUNGI MASYARAKAT DARI PANGAN YANG BERBAHAYA

MOLAB KELILING, WUJUD NYATA PEMERINTAH DKI JAKARTA DALAM MELINDUNGI MASYARAKAT DARI PANGAN YANG BERBAHAYA
"Pengadaan Mobil Laboratorium Keliling yang dilakukan oleh DInas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta merupakan wujud nyata dan keseriusan Pemerintah DKI Jakarta dalam melindungi masyarakat dari ancaman pangan yang berbahaya dan tidak layak konsumsi" demikian sambutan Plt Gubernur DKI Jakarta dalam acara Launching Penyerahan Mobil Laboratorium kepada Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta Rabu, 1 Februari 2017 di Pendopo Balai Kota, Jln Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Lebih Jauh Plt Gubernur DKI Jakarta menegaskan bahwa sekarang ini telah terjadinya gangguan kesehatan masyarakat sebagian besar atau 95% nya sebagai akibat masyarakat mengkonsumsi pangan yang tidak sehat dan berbahaya dari cemaran kimia, cemaran organisme lain seperti bakteri, cendawan serta kontaminasi benda-benda asing. Oleh karena itu Pemerintah wajib melakukan pengawasan terhadap pangan dan perlindungan kepada seluruh lapisan masyarakat dalam mengkonsumsi makanan. Sebelumnya Kepala DInas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian melaporkan bahwa kegiatan Pengawasan keamanan pangan segar di DKI Jakarta adalah merupakan salah satu tugas yang termasuk dalam Keys Performance Indikator (KPI) Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta (Dinas KPKP) . Untuk tahun 2017 ini Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta akan melakukan pemeriksaan bahan pangan segar sebanyak 46.190 sampel pangan yang terdiri dari produk pertanian, peternakan dan perikanan yang akan dikonsumsi oleh masyarkat DKI Jakarta. Untuk itu keberadaan tambahan mobil Laboratorium Keliling atau yang paling gampang disebut MOLAB Keliling sebanyak 6 (enam) buah adalah untuk mempercepat capaian kinerja Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta. Ke enam Molab Keliling tersebut dialokasikan sebanyak 2 buah untuk lab pertanian, 2 buah untuk lab perikanan dan 2 buah untuk lab peternakan. Lebih jauh Kepala Dinas KPKP menegaskan akan mengcover sebanyak 154 titik pengamatan seperti pasar tradisional, pasar swalayan, distributor dan lokasi-lokasi binaan pangan yang tersebar diseluruh DKI Jakarta. Untuk melayani masyarakat dalam mengetahui pangan yang akan dikonsumsinya, Molab Keliling dapat melayani kepentingan masyarakat secara perorangan untuk memeriksa pangan yang telah di beli dilokasi pengawasan "on the spot" yang keliling dipasar-pasar tertentu di DKI Jakarta. Acara yang dihadiri oleh para Pejabat DKI Jakarta, Kepala Suku Dinas wilayah kota, dan kepala UPT Dinas KPKP ditandai dengan memberikan kunci dan Surat-surat Kendaraan kepada kepala UPT sebagai tanda Molab Keliling siap untuk dipergunakan melayani kepentingan seluruh masyarakat DKI Jakarta dan memberikan Jaslab kepada para petugas laboratorium dari masing-masing bidang pertanian, peternakan, dan perikanan. Dalam Kesempatan itu pula Plt Gubernur DKI Jakarta dan Kepala Dinas KPKP berkesempatan mencoba seluruh fasilitas yang ada dalam Molab tersebut untuk dapat memastikan seluruh fasilitas berjalan dengan baik dan lancar. Termasuk juga menyaksikan petugas laboratorium melaksanakan pengujian beberapa sampel yang diambil dari pasar tradisional yang terdekat. Sebagai langkah awal pengawasan pangan dilakukan setelah upacara di pasar Atom Pasar Baru, Jakarta Pusat dan Pasar Jatinegara. (Didi Setiabudi, Penyuluh Pertanian Madya, Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta 2017)