Loading...

Morfologi Tanaman Krisan

Morfologi Tanaman Krisan
BatangBatang tanaman Krisan tumbuh tegak, berstuktur lunak dan berwarna hijau. Bila dibiarkan tumbuh terus terutama bisa dilakukan penyinaran, batang menjadi keras (berkayu) dan berwarna hijau kecokelat-cokelatan. AkarPerakaran tanaman Krisan dapat menyebar ke semua arah pada kedalaman 30-40 cm. Akar Krisan (berakar serabut) mudah mengalami kerusakan akibat pengaruh lingkungan yang kurang baik. BungaTanaman Krisan merupakan tanaman tahunan dan akan berbunga terus menerus, tetapi dibudidayakan sebagai tanaman semusim. Bunga Krisan termasuk tanaman bunga majemuk yang mempunyai ray flower (baris luar) yang terdiri atas bunga betina (pistil) dan disk flower (baris tengah), terdiri atas bunga jantan dan bunga betina (biseksual) dan biasanya bersifat fertile. Bunga krisan tumbuh tegak pada ujung tanaman dan tersusun dalam tangkai (tandan) berukuran pendek sampai panjang. Bunga Krisan yang beredar di floris/decorator sudah jauh berbeda dari tetuanya di masa lampau. Bunga Krisan yang dikenal sekarang merupakan hibrida yang kompleks berasal dari pemuliaan tanaman selama puluhan tahun. Variasi bentuk dan warna Krisan begitu menakjubkan, terus dikembangkan dan ditemukan sesuai selera konsumen seolah-olah tidak ada habisnya, kultivar baru diperkenalkan setiap tahun. Berdasarkan jumlah kumtum bunga pada satu tangkai utama, Krisan dapat digolongkan menjadi dua tipe, yaitu tipe spray dan tipe tunggal (standar). Tipe spray, pada satu tangkai utama terdapat banyak cabang tangkai dan kuntum bunga. Tipe tunggal, pada satu tangkai utama tidak bercabang dan hanya satu kuntum bunga dengan ukuran besar. Selain itu, kalangan floris/dekorator juga membedakan bentuk bunga Krisan dalam lima bentuk, yaitu bentuk tunggal, anemone, pompon, dekoratif, dan bunga besar. Ciri-ciri kelima bentuk bunga Krisan tersebut adalah:1. Tunggal Karakteristik bunga tunggal yaitu pada setiap tangkai terdapat satu kuntum bunga, piringan dasar bunga sempit, dan susunan mahkota bunga hanya satu lapis atau dua ray flower dan disk flower di bagian tengahnya.2. AnemoneBentuk bunga anemone mirip dengan bunga tunggal, tetapi piringan dasar bunganya lebar dan tebal (warna disk flower dapat sama atau berbeda dengan warna ray flower).3. Pompon Bentuk bunga bulat seperti bola dibentuk oleh ray flower yang pendek dan serangam (disk flower tidak tampak karena tertutup oleh ray flower), mahkota bunga menyebar ke semua arah, dan piringan dasar bunga tidak tampak). 4. DekoratifBunga berbentuk bulat seperti pompon tetapi susunan ray flower di bagian terluar lebih panjang daripada bagian tengah bunga, tetapi mahkota bunganya bertumpuk rapat, di tengah pendek dan bagian tepi memanjang. 5. Bunga Besar (Exhibition)Karakteristiknya yaitu pada tiap tangkai terdapat satu kuntum bunga, berukuran besar dengan diameter lebih dari 10 cm (disk flower tidak tampak), piringan dasar tidak tampak, mahkota bunganya memiliki banyak variasi, antara lain melekuk ke dalam atau ke luar, pipih, panjang, bentuk sendok, dan lain-lain. Warna bunga juga sangat bervariasi, terdiri atas kuning, merah, putih, pink, hijau, ungu, oranye, dan kombinasi warna-warna tersebut. 6. DaunDaun pada tanaman Krisan merupakan ciri khas dari tanaman ini. Bentuk daun tanaman Krisan yaitu bagian tepi bercelah atau bergerigi, tersusun berselang-seling pada cabang atau batang. 7. Buah dan BijiBuah yang dihasilkan dari proses penyerbukan berisi banyak biji. Biji digunakan untuk bahan perbanyakan tanaman secara generatif. Biji Krisan berukuran kecil dan berwarna cokelat sampai hitam. Penulis: Mariati Tamba (Penyuluh Pertanian Pusat) Sumber: Direktorat Jenderal Hortikultura Kementan