Loading...

Musim Buah-buahan Eksotis di Tabalong telah Tiba!

Musim Buah-buahan Eksotis di Tabalong telah Tiba!
Selasa, 19 Desember 2017 Setiap menjelang tahun baru datang, maka hal ini juga berarti musim buah-buahan lokal telah tiba di Kabupaten Tabalong. Berbagai buah-buahan yang dapat dikatakan eksotis satu persatu mulai muncul siap untuk mengisi arus penjualan dan pembelian yang biasanya terantai hingga 3 tingkatan penjual hingga akhirnya ke tangan konsumen. Tak heran salah satu sumber informasi penulis menyebutkan, bahwa di awal kemunculannya harga buah-buahan lokal ini dapat terbilang cukup mahal, sehingga menjadi pangsa pasar yang cukup menggiurkan walaupun sifatnya hanya musiman.Berbagai buah-buahan yang musim saat ini di Tabalong seperti (nama lokal); Kasturi, Kulipisan, Hambawang, Kalangkala, Tarap, durian lokal serta buah-buahan eksotis khas Kalimantan lainnya. Selain di pasar-pasar lokal buah-buahan ini juga dijual dengan cara dijajakan pada etalase sederhana yang diposisikan di halaman setiap rumah-rumah penduduk yang ada di sepanjang jalan utama Kabupaten Tabalong. Kasturi adalah sejenis buah mangga yang berukuran kecil. Buah Kasturi inilah yang seringkali menjadi incaran utama para pembeli setiap musim buah-buahan lokal tiba. Selain terkenal dengan baunya yang harum dan menggugah selera, daging buah yang menjadi ikon Kalimantan Selatan ini juga memiliki rasa manis, segar dan tidak terlalu berserat sehingga membuat siapapun yang pernah mencobanya selalu terkenang akan rasa dan sensasi yang ditinggalkan saat memakan buah yang satu ini. Sayangnya kita harus berhati-hati saat memakannya karena seringkali pada beberapa buah dapat ditemui "pira" (sebutan masyarakat lokal pada buah kasturi yang rusak berwarna kehitaman akibat hama serangga yang bersembunyi di dalam buah). Sangat mungkin hal ini dikarenakan tindakan agronomis pada budidaya tanaman yang ada saat ini dilakukan dengan sangat minimal sehingga serangan hama terhadap buah yang satu ini masih cukup banyak ditemui.Sayangnya saat berita gerbang daerah Kabupaten Tabalong ini diturunkan, salah satu buah yang menjadi kebanggaan Tabalong yaitu "Langsat Tanjung" (duku khas Tanjung, Kabupaten Tabalong-red) yang terkenal manis belum terlihat dijual. Sedangkan tahun 2016 lalu kemunculan buah Langsat Tanjung di pasaran terbilang sangat singkat dan terlalu sebentar. Diduga karena faktor cuaca dan kurangnya perawatan pada tanaman yang sudah tua sehingga menyebabkan hasil buah langsatnya tidak terlalu banyak. Melihat peluang buah-buahan lokal terutama Kasturi, Durian lokal dan Langsat Tanjung yang dapat menjadi produk-produk perkebunan yang bernilai tinggi bagi Kabupaten Tabalong, maka penulis sangat mengharapkan kedepannya; buah Kasturi, Durian Lokal dan Langsat Tanjung dapat dilestarikan dengan kegiatan pengawetan plasma nuftah dan pembibitan serta penanaman kembali ketiga buah yang bernilai jual tinggi tersebut. Penulis : Eka Rismawina, SPPenyuluh Pertanian Pertama Dinas Pertanian Kabupaten Tabalong