Loading...

Musim Hujan, Kebanjiran, Musim Kemarau Kekeringan, Petani di Toe Tetap Semangat

Musim Hujan, Kebanjiran, Musim Kemarau Kekeringan, Petani di Toe Tetap Semangat
Para petani di Kecamatan Tiroang Kabupaten Pinrang, khususnya di Lingkungan Toe Kelurahan Pammase mengoptimalkan penggunaan pompa air untuk mengairi pertanaman padi pada sawah mereka yang mengalami kekeringan pada bulan ini. Upaya tersebut untuk mencegah terjadinya gagal panen. Keterangan yang diperoleh, Selasa (06/08/2019) para petani di Toe mulai memaksimalkan pompa-pompa air untuk mengambil air di saluran irigasi atau dam parit yang masih menyisakan sedikit air. Air tersebut digunakan untuk mempertahankan tanaman padinya agar tidak gagal panen tahun ini. Menurut Baharuddin, Ketua Gapoktan setempat di saluran irigasi sebagian besar sudah menyusut, sehingga untuk mengairi sawahnya harus menggunakan pompa air untuk dialirkan ke sawah-sawah petani. “Kami disini kalau musim hujan, kebanjiran, kalau kemarau, kekeringan, tapi kami tidak putus asa. Kami mencari sumber-sumber air yang tersedia untuk dipompa” ungkapnya. Lebih lanjut Baharuddin mengungkapkan bahwa saat ini semua pompa bantuan terpakai dan beberapa diantaranya adalah pompa swadaya petani. Namun ia mengaku kesulitan bila mencari air yang jauh dari sawahnya. Sedangkan untuk sumur bor dekat dengan sawah masih belum tersedia. Saat ini umur pertanaman di lokasi tersebut rata-rata 50 HST dengan kondisi lahan saat ini masih status terancam kekeringan, seluas 80 hektare. Jamal, SP., M.Si BPP Tiroang