Loading...

MUSIM PANEN PADI DI KABUPATEN BARITO TIMUR KALTENG INDONESIA

MUSIM PANEN PADI DI KABUPATEN BARITO TIMUR KALTENG INDONESIA
Persawahan di wilayah Barito Timur (Bartim) khususnya desa Ramania kec. PATANGKEP TUTUI sudah memasuki musim panen padi hingga April ini. Pada musim panen kali ini, produksi padi yang dihasilkan bisa mencapai 64 persen dari total target gabah kering giling. Dengan masuknya musim panen, suplai beras di pasaran bisa terus bertambah.musim panen kali ini terbilang terlambat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Karena musim tanam tergantung pada musim hujan."Jadi petani baru tanam ketika sudah masuk musim hujan, kecuali lahan pertanian yang mengandalkan irigasi teknis tidak tergantung pada musim hujan," jelas petani (25/4).Pada 2016 lalu, musim hujan mundur dan baru merata akhir November. Dengan masa tanam hingga masuk panen selama 100 hari, maka panen baru dimulai akhir Februari.Menurut petani , luas areal panen pada akhir Februari hingga April setelah dikurangi penyusutan, sebesar 64%. dengan rata-rata produktivitas per hektare mencapai 6,2 ton gabah."Sementara kalau dibandingkan dengan produksi selama satu tahun, produksi pada panen kali ini bisa mencapai 64 persen. "Terang H.andung selaku ketua kelompok tani .Dia melanjutkan, produksi padi bukan menjadi penyebab tingginya harga beras. Lonjakan harga yang terjadi disebabkan naiknya konsumsi beras. Kalau dibandingkan dengan rata-rata produksi bulanan, konsumsi pada Desember-Januari meningkat signifikan."Sebenarnya, kalaupun konsumsi naik, BARTIM khususnya kec.patangkep TUTUI masih memiliki stok dari panen sebelumnya. Makanya dengan masuknya musim panen bisa menambah stok beras di pasaran," katanya.