Loading...

Musrenbangdes Ds Tikusan, Kec Kapas. Kab Bojonegoro.

Musrenbangdes Ds Tikusan, Kec Kapas. Kab Bojonegoro.
Musrenbang adalah forum publik perencanaan (program) yang diselenggarakan oleh lembaga publik yaitu pemerintah desa bekerjasama dengan warga dan para pemangku kepentingan. Pada hari Rabu tanggal 16 Januari 2020. jam 13.00 WIB telah dilaksanakan kegiatan Musrenbang Desa Tikusan Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro. Hadir dalam pertemuan ini adalah Muspika setempat terdiri dari unsur Koramil yang di hadiri oleh beliau Komandan Koramil sendiri Bapak Heri, Kapolsek sendiri Bapak Sukirman, Camat Kapas dalam hal ini diwakili Sekretaris Kecamatan, serta PMD, UPT Pertanian, UPT Peternakan, UPT Perikanan, UPT Pendidikan. Dan Ibu Kepala Desa beserta stafnya sebagai desa pelaksana kegiatan Musrenbang. Di dalam penyampaian Program-program dari pemerintah, kelompok tani sebagai salah satu sasaran kegiatan sesuai ketentuan yang berlaku harus sudah terdaftar di SKT (Surat Keterangan Terdaftar) di Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Pertanian mempunyai program unggulan, yaitu pertama berupa Program Petani Mandiri (PPM). Secara bergiliran nanti semua petani lewat kelompok tani mendapatkan Kartu Petani Mandiri (KPM). Bagi petani pemegang KPM mendapatkan beberapa fasilitas dengan ketentuan syarat berlaku. Yang pertama bantuan hibah berupa saprodi pertanian senilai Rp 2.500.000 per hektar. Kedua Program AUTP (Asuransi Usaha Tanaman Padi) yang berujuan juga agar petani bisa mendapatkan ganti rugi, yang berupa uang kalau kena klaim (mengalami gagal panen yang di katagorikan sudah mencapai 75% kerusakannya) per hektar Rp. 6000.000,-. Program AUTP ini dirasakan sangat membantu para petani bila kena gagal panen, mengingat di wilayah ini merupakan daerah rawan banjir dan endemis sundep beluk & hama Tikus. Untuk Program fisik yaitu jitut jides sangat dibutuhkan dalam membantu petani untuk sarana peningkatan produksi pertanian di desa ini, karena di desa Tikusan ini untuk pembuatan sarana fisik anggarannya sangat kecil. Sebagai Penyuluh Pertanian /pendamping petani, juga membimbing kelompok tani-kelompok tani untuk mengajukan usulan program peningkatan sumberdaya manusia. (SDM). Pertama yaitu Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT) Padi, Sayuran dan buah-buahan. Kedua Pelatihan Agen hayati. Dengan adannya kegiatan Musrenbangdes, Kelompok tani berharap kegiatan-kegiatan di bidang pertanian bisa membuat petani khususnya di desa Tikusan semakin makmur dan sukses. Oleh St. Khona`ah, SP-Penyuluh Pertanian Kecamatan Kapas