Untuk lebih memantapkan program dan kegiatan Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan di tingkat Provinsi Gorontalo, Bakorluh Provinsi Gorontalo kembali menyelenggarakan musyawarah perencanaan pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan tahun 2017 yang dilaksanakan di Gorontalo Convention Center pada tanggal 24 Maret 2016. Hadir dalam acara tersebut Wakil Gubernur Gorontalo (DR.Drs H.Idris Rahim,MM), para asisten Setda Prov.Gorontalo, perwakilan masing-masing Kementerian, baik Kementerian Pertanian, Kementerian Perikanan dan Kementerian Kehutanan RI, Bappeda Prov.Gorontalo, Kepala Dinas terkait Kab/Kota, Para Kepala BP4K Kab/Kota, Kepala BP3K Kab/Kota, Ketua Komisi Penyuluhan Prov.Gorontalo dan Ketua KTNA Prov.Gorontalo. Wakil Gubernur Gorontalo dalam sambutan dan arahannya memberi apresiasi atas pelaksanaan musrenbangluh ini utamanya serta kehadiran perwakilan dari masing-masing Kementerian RI terkait Kementerian Pertanian, Kementerian Perikanan, Kementerian Kehutanan. Kepada segenap peserta Wagub meminta agar melalui rapat ini bisa menciptakan suatu program bersinergi pusat dan daerah serta antar instansi terkait untuk mendorong percepatan menurunkan angka kemiskinan Provinsi Gorontalo yang masih berada di posisi 18 %. Menurutnya angka tersebut bagian terbesarnya adalah petani dan nelayan, sehingga peran kelembagaan penyuluhan sangat diharapkan untuk mengawal dan mendampingi sejumlah program dan kegiatan dinas teknis sehingga bisa tepat guna dan tepat sasaran. Managerial kepemerintahan yang baik mulai perencanaan sampai monev kiranya akan memberi dampak yang signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan petani dan masyarakat di Provinsi Gorontalo. Selanjutanya DR.Alwaritz Nggole,MM selaku Kepala Badan Koordinasi Penyuluhan Provinsi Gorontalo dalam laporannya menyatakan indikator kinerja utama Bakorluh Prov.Gorontalo dalam pencapaian target RPJMD adalah sangat baik dilihat dari pencapaian target, dimana pengembangan demplot dari target 359 demplot terealisasi 325 atau 90.52 %, materi penyuluhan yang disebarkan target 35 judul realisasi 33 judul atau 94.28%, fasilitasi pembentukan Posluhdes dari target 231 terealisasi 180 Posluhdes atau 77,92%, peningkatan kelas kemampuan kelompok target 755 poktan realisasi 604 poktan atau 80%, Jumlah penyuluh pertanian, perikanan dan kehutanan yang ditingkatkan kapasitasnya melalui diklat fungsional dari target 120 penyuluh realisasi 101 penyuluh atau 84,16%, Jumlah penyuluh pertanian, perikanan dan kehutanan yang ditingkatkan melalui diklat teknis target 330 orang teralisasi 350 orang penyuluh atau 106,06% serta Jumlah pelaku utama dan pelaku usaha yang ditingkatkan kapasitasnya melalui diklat teknis target 400 orang terealisasi 290 atau 72,50%. Sementara itu Bappeda Provinsi Gorontalo dalam paparannya meminta agar pada penyusunan program dan kegiatan merujuk pada fokus pencapaian target RPJMD yakni penurunan angka kemiskinan, peningkatan IPM, peningkatan ekonomi berkeadilan, bidang pendidikan, bidang kesehatan, bidang ekonomi kerakyatan dan percepatan penyelesaian infrastruktur strategis. Dalam diskusi singkat dengan pihak Bappeda, Kepala Bakorluh menyarankan beberapa hal yakni agar pihak Bappeda lebih memberi perhatian lebih besar ke kelembagaan penyuluhan untuk kegiatan menurunkan angka kemiskinan seperti pemberdayaan Kawasan Terpadu, Pemberdayaan demplot pada lahan kritis. Sementara pada sesi kedua dilanjutkan paparan oleh masing-masing perwakilan dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian RI terkait yakni dari BPSDM Pertanian Kementerian Pertanian (Hasan Latuconsina), BPSDM Kementerian Kelautan dan Perikanan (Kusdiantoro,S.Pi.M.Sc), BPSDM Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Ir.Pambudi Mahanto,M.Si) tentang alokasi dan sasaran rencana kegiatan mereka pada tahun 2017.