Kementerian Pertanian pada tahun 2017 ini telah berupaya untuk menghasilkan produksi padi tidak kurang dari 78 juta ton. Upaya untuk mewujudkannya kementerian pertanian melakukan berbagai program diantaranya adalah kegiatan benih besubsidi. Pengunaan benih bersubsidi yang berkualitas ini diharapkan mampu meningkatkan produksi padi sebesar 15 %.Kecamatan Anjatan merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Indramayu. Kecamatan ini memperoleh air irigasi dari Jati luhur, karena termasuk daerah irigasi teknis dan merupakan daerah yang paling depan, maka tidak heran air irigasi mudah diperoleh petani. Dalam rangka menunjang pencapaian sasaran tanam dan produksi padi, maka Kecamatan Anjatan pun diprogramkan kegiatan benih bersubsidi. Berkaitan dengan perencanan benih bersubsidi tersebut pada Hari Jumat tanggal 10 Februari 2017 dilaksanakan musyawarah Kelompok KTNA dengan para ketua kelompok se Kecamatan Anjatan. Hadir pada acara tersebut antara lain UPT Pertanian, Kepala Bidang Penyuluhan Pertanian Dinas Pertanian, Perwakilan SHS, Camat, Penyuluh Pertanian Kabupaten (Pembina Wilayah) dan Koordinator Penyuluh Pertanian Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Anjatan. Pembina Wilayah menyampaikan bahwa sesuai dengan Permentan 26 Tahun 2012, BPP merupakan tempat pertemuan para penyuluh pertanian, para pelaku utama dan para pelaku usaha. Untuk itu setiap program yang akan disampaikan kepada kelompok tani seyogyanya dimusyawarahkan di BPP seperti sekarang ini. Jangan sampai kegiatan program hanya dibicarakan beberapa orang saja tanpa melibatkan sasaran. Janganlah kelompoktani dijadikan objek dalam pembangunan pertanian tapi jadikanlah mereka sebagai subjek untuk bersama-sama membangunan pertanian. Kemudian banyak terdengar keluhan dari para anggta kelompoktani bahwa benih bersubsidi itu kurang bagus pertumbuhannya bahkan ada yang tidak tumbuh. Demikian pula pada saat panen malai nya bervariasi ada yang panjang dan juga tidak sedikit pula malainya pendek. Oleh karena itu kebetulan ada dari SHS, maka kelompoktani Anjatan minta benih yang bagus yang berkualitas. Program yang disampaikan ke kelompoktani harus dapat bermanfaat bagi anggotanya juga, jangan hanya dinikmati oleh ketua kelompoktaninya saja. Sehingga adanya program tersebut tidak sia-sia dan petanimemperoleh keuntungan dari program tersebut. Setiap program harus diketahui juga oleh Camat, jangan sampai Camat tahu setelah ada permasalahan yang diadukan kelompoktani. Camat itu harus tahu sehelai daun pun yang jatuh, karena Camat adalah kepala wilayah dikecamatannya. Dengan kebersamaan mari kita bangun pertanian di Anjatan ini agar para petani lebih sejahtera lagi. Camat Anjatan menjelaskan bahwa kalau pertanian ingin maju benahi dulu kelompoktaninya. Kalau kelompoknya tidak benar, bantuan sebagus apapun hasilnya akan nihil tidak ada bekasnya dan tidak benar juga. Ini yang selalu saya tekankan berulang-ulang, mari kita benahi kelompoktani yang ada ini supaya pembangunan pertanian maju petani sejahtera. Jangan sampai terjadi ketua kelompoktaninya Saimin, bendaharanya Saiman, sekretarisnya Saimun. Dan jangan sampai kelompoktani ini ada karena ada duitnya, karena ada program, setelah itu tidur lagi. Setiap program yang akan disampaikan kepada kelompoktani harus dikaji dengan seksama, cocok tidak, sesuai tidak dengan lahan dan waktu tanamnya di wilayah kita. Demikian juga setiap program harus diketahui Camat, jangan seperti yang sudah-sudah Camat ketempuhan sampai diminta keterangan oleh yang berwewenang. Camat ketempuhan untuk menyelesaikan perselisihan ketua kelompoktani gara-gara bantuan program alsintan. Oleh karena itu sekali lagi setiap program harus diketahui Camat.Dalam rangka peningkatan produksi padi ini pemerintah sedang memanjakan petani. Petani butuh apa saja dipenuhi sama pemerintah, butuh embung, perbaikan jaringan irigasi, dibangunkan, butuh traktor dan lain sebagainya diadakan. Ini semata-mata untuk kesejahteraan petani. Alhamdulillah Desa Salamdarma dan Kopyah dapat kegatan pembangunan embung. Harus Ada Kelompoktani BinaanSetiap DesaSelain itu Camat mengingatkan agar bantuan pemerintah harus hati-hati banyak orang yang melihatnya, harus tertib administrasi dan harus sesuai dengan pedoman, petunjuk pelaksanaan, petunjuk teknisnya. Jangan sampai menyimpang, karena akibatnya bisa fatal. Kalau sudah seperti itu ketua kelomopoktani tidak akan bisa tidur. Untuk membangun pertanian yang lebih maju, pada kesempatan itu Camat menginstruksikan agar setiap desa harus ada contoh kelompoktani yang bagus yang aktif dan dinamis sebagai binaan kita semua untuk menjadi penggerak pembangunan pertanian. Koordinator Penyuluh Pertanian, UPT Pertanian harus membina terus baik teknis maupun administrasinya. Dari musyawarah kelompok KTNA Kecamatan Anjatan dihasilkan kesepakatan sebagai berikut :a. Benih yang dibutuhkan kelompoktani di Kecamatan Anjatan adalah Ciherang, Mekongga dan Inpari 30.b. Ketua Kelompoktani dimohon secepatnya untuk menyusun calon lokasi dan calon petani penerima (CPCL).c. Titik bagi benih bersubsidi sampai di rumah ketua kelompoktani masing-masing.d. Ketua kelompoktani didampingi Penyuluh Pertanian se tempat membagikan benih bersubsidi sesuai dengan calon lokasi dan calon petani penerimae. Ketua kelompoktani didampingi Penyuluh Pertanian se tempat mengumpulkan dana subsidi benih dan menyetorkan kepada Pihak Shang Hyang Seri. (Edi Harnadi)