Loading...

MUSYAWARAH KTNA KECAMATAN ANJATAN KABUPATEN INDRAMAYU DALAM RANGKA PENYUSUNAN PUPUK BERSUBSIDI

MUSYAWARAH KTNA KECAMATAN ANJATAN  KABUPATEN INDRAMAYU  DALAM RANGKA PENYUSUNAN PUPUK BERSUBSIDI
Kementerian Pertanian pada tahun 2017 ini telah berupaya untuk menghasilkan produksi padi tidak kurang dari 78 juta ton. Upaya untuk mewujudkannya kementerian pertanian melakukan berbagai program diantaranya adalah kegiatan pupuk besubsidi. Pengunaan pupuk bersubsidi ini diharapkan mampu meningkatkan produksi padi sebesar 15 %. Kecamatan Anjatan merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Indramayu. Kecamatan ini memperoleh air irigasi dari Jati luhur, karena termasuk daerah irigasi teknis dan merupakan daerah yang paling depan, maka tidak heran air irigasi mudah diperoleh petani. Dalam rangka menunjang pencapaian sasaran tanam dan produksi padi, maka Kecamatan Anjatan pun diprogramkan kegiatan pupuk bersubsidi. Berkaitan dengan perencanan pupuk bersubsidi tersebut pada Hari Selasa tanggal 23 Mei 2017 dilaksanakan musyawarah Kelompok KTNA dengan para ketua kelompok se Kecamatan Anjatan. Hadir pada acara tersebut antara lain UPT Pertanian, Kepala Bidang Penyuluhan Pertanian Dinas Pertanian, Perwakilan Distributor Pupuk, Camat, Penyuluh Pertanian Kabupaten. Pembina Wilayah menyampaikan bahwa sesuai dengan Permentan 26 Tahun 2012, BPP merupakan tempat pertemuan para penyuluh pertanian, para pelaku utama dan para pelaku usaha. Untuk itu setiap program yang akan disampaikan kepada kelompok tani seyogyanya dimusyawarahkan di BPP seperti sekarang ini. Jangan sampai kegiatan program hanya dibicarakan beberapa orang saja tanpa melibatkan sasaran. Janganlah kelompoktani dijadikan objek dalam pembangunan pertanian tapi jadikanlah mereka sebagai subjek untuk bersama-sama membangunan pertanian. Kemudian banyak terdengar keluhan dari para anggta kelompoktani bahwa pupuk bersubsidi kurang bagus. Oleh karena itu kebetulan ada dari perwakilan disributor, maka kelompoktani Anjatan minta pupuk yang bagus yang berkualitas. Program yang disampaikan ke kelompoktani harus dapat bermanfaat bagi anggotanya juga, jangan hanya dinikmati oleh ketua kelompoktaninya saja. Sehingga adanya program tersebut tidak sia-sia dan petanimemperoleh keuntungan dari program tersebut. Setiap program harus diketahui juga oleh Camat, jangan sampai Camat tahu setelah ada permasalahan yang diadukan kelompoktani. Camat itu harus tahu sehelai daun pun yang jatuh, karena Camat adalah kepala wilayah dikecamatannya. Dengan kebersamaan mari kita bangun pertanian di Anjatan ini agar para petani lebih sejahtera lagi. Camat Anjatan menjelaskan bahwa kalau pertanian ingin maju benahi dulu kelompoktaninya. Kalau kelompoknya tidak benar, bantuan sebagus apapun hasilnya akan nihil tidak ada bekasnya dan tidak benar juga. Ini yang selalu saya tekankan berulang-ulang, mari kita benahi kelompoktani yang ada ini supaya pembangunan pertanian maju petani sejahtera. Jangan sampai terjadi ketua kelompoktaninya Saimin, bendaharanya Saiman, sekretarisnya Saimun. Dan jangan sampai kelompoktani ini ada karena ada duitnya, karena ada program, setelah itu tidur lagi. Setiap program yang akan disampaikan kepada kelompoktani harus dikaji dengan seksama, cocok tidak, sesuai tidak dengan lahan dan waktu tanamnya di wilayah kita. Demikian juga setiap program harus diketahui Camat, jangan seperti yang sudah-sudah Camat ketempuhan sampai diminta keterangan oleh yang berwewenang. Camat ketempuhan untuk menyelesaikan perselisihan ketua kelompoktani gara-gara bantuan program alsintan. Oleh karena itu sekali lagi setiap program harus diketahui Camat.Dalam rangka peningkatan produksi padi ini pemerintah sedang memanjakan petani. Petani butuh apa saja dipenuhi sama pemerintah, butuh embung, perbaikan jaringan irigasi, dibangunkan, butuh traktor dan lain sebagainya diadakan. Ini semata-mata untuk kesejahteraan petani. Alhamdulillah Desa Salamdarma dan Kopyah dapat kegatan pembangunan embung. Selain itu Camat mengingatkan agar bantuan pemerintah harus hati-hati banyak orang yang melihatnya, harus tertib administrasi dan harus sesuai dengan pedoman, petunjuk pelaksanaan, petunjuk teknisnya. Jangan sampai menyimpang, karena akibatnya bisa fatal. Kalau sudah seperti itu ketua kelomopoktani tidak akan bisa tidur. Untuk membangun pertanian yang lebih maju, pada kesempatan itu Camat menginstruksikan agar setiap desa harus ada contoh kelompoktani yang bagus yang aktif dan dinamis sebagai binaan kita semua untuk menjadi penggerak pembangunan pertanian. Koordinator Penyuluh Pertanian, UPT Pertanian harus membina terus baik teknis maupun administrasinya. Dari musyawarah kelompok KTNA Kecamatan Anjatan dihasilkan kesepakatan sebagai berikut :a. Pupuk yang dibutuhkan kelompoktani di Kecamatan Anjatan sebanyak 3.050 ton urea, 1.220 ton SP 36, 610 ton ZA dan 2.440 ton NPK serta 2.440 ton organik.b. Ketua Kelompoktani dimohon secepatnya untuk menyusun Rencana Definitip Kebutuhan Kelompok (RDKK), baik musim rendeng maupun musim gadu.c. Para penyuluh pertanian agar membimbing dalam musyawarahnya Penyusun :KHASAN, SP – Penyuluh Pertanian MadyaBPP Kecamatan Anjatan Kabupaten Indramayu