Musyawarah Rencana Pembangunan (musrenbang) Kelurahan Tanjung Benoa
Musrenbang adalah forum musyawarah tahunan untuk menyepakati Rencana Kerja Pembangunan tahun anggaran yang direncanakan. Musrenbang dilaksanakan setiap bulan Januari dengan mengacu pada RPJM. Musrenbang adalah forum perencanaan (program) yang dilaksanakan oleh lembaga publik yaitu pemerintah desa/kelurahan, bekerjasama dengan warga dan pemangku kepentingan lainnya. Musrenbang yang bermakna akan mampu membangun kesepahaman tentang kepentingan dan kemajuan desa, dengan cara memotret potensi dan sumber-sumber pembangunan yang tidak tersedia baik dari dalam maupun luar desa. Pelaksanaan Musrenbang Kelurahan Tanjung Benoa Kabupaten Badung yang dilaksanakan pada Hari Selasa Tanggal 21 Januari 2020 bertempat di Kantor Lurah tanjung Benoa dengan tema "Akselerasi Ekonomi melalui peningkatan SDM Unggul, penguatan Infrastruktur, Budaya dan Lingkungan hidup". Musrenbang dihadiri oleh Camat Kuta Selatan beserta staf, Ketua LPM, Bendesa Ada Desa Tengkulung, Bendesa Ada Tanjung Benoa, Kepala Lingkungan se Kelurahan Tanjung Benoa, PKK, Karang Taruna dan pemangku kepentingan yang lain dan instansi-instansi terkait. Pada saat Musrenbang yang merupakan forum pertemuan dan berbagai pemangku kepentingan menyepakati kegiatan prioritas termasuk alokasi anggarannya. Untuk memudahkan pembahasan prioritas, peserta dibagi menjadi 4 kelompok yaitu : 1. Kelompok Ekonomi 2. Kelompok Sarana dan Prasarana 3. Sosial Budaya 4. Pengembangan sumber daya manusia. Penyuluh Pertanian, Kepala BPP dan UPT Pertanian Dinas Pertanian dan Pangan Kecamatan Kuta Selatan masuk ke kelompok Ekonomi, dan masyarakat dalam hal ini kepala lingkungan mengusulkan untuk pemanfaatan pekarangan (urban farming) bagi pkk lingkungan. Pemanfaatan pekarangan ini untuk pengembangan sumber daya dengan memanfaatkan pekarangan seefisien mungkin dan dapat mengurangi pengeluaran rumah tangga. Adapun Usulan pemanfaatan pekarangan berupa urban farming dengan penanaman tanaman menggunakan pot/polybag dan percontohan di banjar serta pelatihan pemanfaatan pekarangan rumah tangga bagi pkk lingkungan. Penyuluh Pertanian Muda Kecamatan Kuta Selatan Eridha Juita Sianturi, SP