Dalam dunia pertanian, kita sering mendengar tentang pupuk NPK (Nitrogen, Fosfor, Kalium). Namun, di balik dominasi unsur makro tersebut, terdapat kelompok unsur yang disebut nutrisi mikro (micronutrients). Meskipun dibutuhkan dalam jumlah yang sangat sedikit, ketiadaan unsur mikro dapat menyebabkan kegagalan panen yang fatal.
Apa Itu Nutrisi Mikro?
Nutrisi mikro adalah unsur hara esensial yang diperlukan tanaman dalam konsentrasi yang sangat rendah, biasanya kurang dari 100 bagian per juta (ppm) dalam jaringan tanaman. Unsur-unsur ini berfungsi sebagai katalisator dan penyusun enzim yang mengatur metabolisme tanaman.
7 Unsur Mikro Utama dan Perannya
Setiap unsur memiliki tugas spesifik yang tidak bisa digantikan oleh unsur lain:
Mengenali Gejala Defisiensi (Kekurangan)
Karena mobilitas unsur mikro di dalam tanaman berbeda-beda, gejala kekurangan biasanya muncul pada bagian tertentu:
|
Unsur |
Gejala Utama |
Lokasi Gejala |
|
Besi (Fe) |
Klorosis (daun menguning) tetapi tulang daun tetap hijau |
Daun muda |
|
Seng (Zn) |
Ruas batang memendek, daun menjadi kecil dan kerdil |
Daun muda/menengah |
|
Boron (B) |
Ujung titik tumbuh mati, buah pecah, atau batang berlubang |
Pucuk/Buah |
|
Mangan (Mn) |
Bintik-bintik kuning di antara tulang daun |
Daun muda |
Faktor yang Mempengaruhi Ketersediaan Unsur Mikro
Seringkali, unsur mikro ada di dalam tanah tetapi tidak bisa diserap oleh tanaman. Faktor utamanya adalah pH Tanah:
Kesimpulan
Pemberian nutrisi mikro yang tepat waktu dan dosis (seringkali melalui pemupukan daun atau foliar spray) dapat meningkatkan daya tahan tanaman terhadap penyakit dan meningkatkan kualitas hasil panen secara signifikan.
Daftar Pustaka