Loading...

OBAT PENGUSIR BURUNG RUMAH PRODUKSI SARI TANI DESA KIRINGAN SIAP DILEMPAR KE PASAR

OBAT PENGUSIR BURUNG RUMAH PRODUKSI SARI TANI DESA KIRINGAN SIAP DILEMPAR KE PASAR
OBAT PENGUSIR BURUNG RUMAH PRODUKSI SARI TANI DESA KIRINGAN SIAP DILEMPAR KE PASAR Obat pengusir burung yang dihasilkan oleh rumah produksi Sari Tani Desa Kiringan Kecamatan Boyolali siap dipasarkan ke masyarakat petani. Obat ini merupakan hasil produksi dengan menggunakan telur itik. Peluncuran obat pengusir burung ini dilakukan pada hari kamis 18 februari 2016 bertempat di lokasi rumah produksi sari tani di Dukuh Pandeyan Desa Kiringan. Peluncuran produk ini dilakukan secara sederhana dengan dihadiri pengurus kelompok, anggota dan Penyuluh pertanian. " Petani di Desa Kiringan memang dipusingkan dengan hama burung yang menyerang tanaman padi. Hama burung ini sangat merugikan petani karena akan mengurangi hasil panen. Bahkan apabila petani tidak memasang jarring bisa tidak panen, namun jarring mahal"keluh bapak Sugiyarto salah satu anggota kelompok sari tani. Berdasarkan masalah utama yang dihadapi petani terutama di Desa Kiringan maka Rumah Produksi Sari Tani memproduksi obat pengusir burung. Obat ini dicampurkan dengan air dengan perbandingan 100 ml obat pengusir burung di campur 14 liter air (1 tangki semprot). Diaduk sehingga rata dan disemprotkan ke tanaman padi. " prinsip dari obat pengusir burung ini adalah menciptakan bau yang tidak disukai oleh burung sehingga burung tidak mau hinggap di tanaman padi" dijelaskan Aris penyuluh pendamping desa Kiringan. Proses pembuatannya juga mudah. Bahan utama yang digunakan adalah telur itik difermentasi dengan EM4 selama 15 hari. Setelah jadi dikemas dalam kemasan botol. Pada peluncuran pertama ini dipasarkan 16 botol obat pengusir burung dengan harga per botol Rp. 10.000,-. Dengan obat pengusir burung ini diharapkan mampu mengurangi persoalan petani terutama hama burung. (Aris Fajar Rokhani)