Loading...

OPTIMALISASI PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN MELALUI KRPL TAHUN 2018 DI KWT PERMATA

OPTIMALISASI PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN MELALUI KRPL TAHUN 2018 DI KWT PERMATA
Potensi luas lahan pekarangan dan lahan di sekitar tempat tinggal yang belum dimanfaatkan relatif besar untuk dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan keluarga. Masyarakat berperan dalam peningkatan pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan dan gizi keluarga. Perempuan di lingkungan rumah tangga merupakan penentu / pengambil keputusan dalam pemenuhan pangan dan gizi keluarga dan anak-anak sebagai generasi dilakukan melalui upaya pemberdayaan wanita/kelompok masyarakat lainnya u Optimalisasi pe ntuk budidaya pada penerus. Untuk itu dalam kegiatan KRPL menggunakan konsep Pemberdayaan Keluarga dan masyarakat dengan melibatkan seluruh anggota keluarga dan anggota kelompok (padat karya). manfaatan pekarangan lahan pekarangan maupun pengolahan hasilnya. Pekarangan yang selama ini belum dimanfaatkan adalah potensi yang dapat dikelola sebagai sumber pangan dan gizi keluarga. Upaya pemanfaatan lahan melalui KRPL dilakukan dengan membudidayakan bebagai jenis tanaman, ternak dan ikan sebagai tambahan untuk memenuhi ketersediaan pangan sumber karbohidrat, protein, vitamin dan mineral. Manfaat lain yang diperoleh dari kegiatan ini adalah berkurangnya pengeluaran keluarga jika hasil yang diperoleh telah melebihi kebutuhan pangan keluarga.Pendekatan pengembangan KRPL dilakukan melalui pengembangan pertanian berkelanjutan yaitu dengan membangun kebun bibit, demplot dan kebun sekolah serta mengutamakan sumber daya lokal disertai dengan pemanfaatan pengetahuan lokal. Selain itu kelompok juga mengembankan demonstrasi plot sebagai sarana pembelajaran bagi kelompok untuk budidaya tanaman, ternak dan ikan. Disamping itu kegiatan KRPL juga mengembangkan kebun sekolah yang berada di lingkungan kelompok sebagai media sosialisasi dan pembelajaran bagi anak usia sekolah tentang pemanfaatan pekarangan, budidaya dan pola konsumsi B2SA (Beragam Bergizi Seimbang dan Aman).KWT Permata merupakan kelompok penerima kegiatan Optimalisasi Lahan pekarangan melalui KRPL telah membangun rumah bibit yang dibangun untuk ketersediaan bibit, demplot budidaya tanaman, ternak ayam dan kolam lele yang bertempat di lahan fasilitas umum di areal banjar permata. Adapun sekolah yang ditunjuk untuk pengembangan kebun sekolah adalah SD Negeri No. 8 Benoa.Dengan kegiatan ini diharapkan dapat menjadi percontohan bagi lingkungan sekitarnya untuk pemanfaatan pekarangan karena budidaya tanaman di lahan pekarangan tidak tergantung pada kondisi lahan dan faktor iklim karena lebih banyak menggunakan pot dan poybag di sekitar lingkungan rumah.Oleh Eridha Juita Sianturi (Penyuluh Pertanian Muda Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung)