Loading...

Optimalisasi peran para penyuluh untuk mengkonsolidasi kegiatan peternakan dalam konsep kawasan

Optimalisasi peran para penyuluh untuk mengkonsolidasi kegiatan peternakan dalam konsep kawasan
Jawa Barat memang selalu kekurangan daging sapi namun kabupaten Subang sekarang sudah siap mengurangi kekurangan tersebut. 8 Maret 2016, Subang - Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Prof. Dr. Ir. Muladno, MSA dan Ka. Badan Penyuluhan, Pengembangan, Sumber Daya Manusia Pertanian, Ir. Pending Dadih Permana, M.Ec. Dev kini semakin tertarik dalam meningkatkan peran penyuluh di Sentra Peternakan Rakyat (SPR) Cinagarabogo di Kabupaten Subang untuk meningkatkan produksi dan mencukupi kebutuhan daging sapi nasional. Dalam kunjungan kerja Kepala Badan PPSDMP dan Dirjen PKH dalam meninjau Sentra Peternakan Rakyat (SPR) Cinagarabogo di Kecamatan Cipunagara Kabupaten Subang Jawa Barat dan pada kesempatan tersebut juga sedang dilaksanakan Diklat Teknis Peternakan di BP3K Kecamatan Cipunegara Subang yang sudah berjalan dari tanggal 6 s.d 12 Maret 2016 bagi para penyuluh pertanian di wilayah sentra sapi potong di Kabupaten Subang. Kunjungan di SPR Cinagarabogo yaitu ke unit pengolahan pakan, lokasi ternak dan sekretariat SPR. Kunjungan dilanjutkan dengan berdialog bersama peserta Pelatihan Teknis Peternakan yang sedang berlangsung di BP3K. Pelatihan di BP3K ini sebagai tindak lanjut program Gerakan Pemberdayaan Petani Terpadu (GPPT) yang dilaksanakan oleh BBPKH Cinagara."Yang harus di representasi dari kunjungan Pak Dirjen peternakan, di tengah tengah masyarakatnya hingga kita dapat mendorong kegiatan ekonomi masyarakat ini agar bisa lebih baik lagi." Ucap Ir. Pending saat mengawali memberikan pengantar kepada para penyuluh peserta diklat teknis peternakan dan beserta seluruh tamu undangan yang hadir. Beliau mengingatkan kepada para peserta diklat yang terdiri dari 30 orang penyuluh pertanian dari 6 kecamatan yang tersebar di Kabupaten Subang untuk penyuluh harus benar benar nyata dalam menkonsolidasi kegiatan peternakan dalam konsep kawasan. "Karna tujuan utama SPR ini adalah bagaimana peternak peternak ini bisa terintegrasi dengan kegiatan lainnya dan bisa mengsejahterakan masyarakat dan mengangkat ekonomi di pedesaan." Ucap Ir. Pending sesaat sebelum meminta para peserta diklat untuk menyimak dengan baik arahan dari Pak Dirjen Peternakan.. "Terimakasih karena saya sudah di pertemukan dengan para peternak, sudah memberikan tempat, team IT terbaik, penyuluh terbaik, semuanya untuk para peternak, Kami siap membantu SPR. Tadi sudah di cek penyuluh sudah terbukti ada dan siap, dan ini akan terus memotifasi kami untuk terus bekerja sama", sahut Pak Dirjen Peternakan Prof Muladno, MSA. Saat memberi sambutan dengan ucapan terimakasih dan mengatakan kesiapannya dalam membantu SPR. Dalam pengantarnya, beliau sangat menekanankan pentingnya kerjasama dalam setiap lini dengan tujuan agar peternak dan masyarakat sejahtera, "Mari kita jalin kebersamaan. Ini institusional BPPSDM yang mempunyai pasukan 22 ribu lebih dengan saya Dirjen Peternakan yang punya lebih dari 10 juta peternak sapi saja, belum kambing, unggas dll. Mari kita sama2 membantu SPR agar maju. Kalau berjamaah pemerintah pasti akan ada di belakangnya." Ucap beliau sambil mengakhiri pengantarnya.Turut hadir dalam tinjauan ini Kepala Badan Set. BAKORLUH Prov. JABAR dan Kabid Pertanian Set. Bakorluh Prov. JABAR, Kapusluhtan, Kadis Peternakan Prov. JABAR, Sekda Kab. Subang, Kepala BP4K Subang, Kadis Peternakan Kab. Subang, Dandim Kab. Subang dan jajarannya, Kaporles Kab. Subang dan jajaranya, Ka BBPKH Cinagara, Ka BBPP Batu dan Ka BBPP Kupang. Sentra Peternakan Rakyat Cinagarabogo terdiri dari 19 kelompok ternak sapi, 9 Gugus Perwakilan Pemilik Ternak (GPPT), 1 manager, 826 peternak dengan populasi 1522 sapi betina dan 546 sapi jantan (Data Populasi Februari 2016). Tindak lanjut dari pelatihan ini diharapkan peran penyuluh dapat mendukung program SPR yang menjadi Program Kementerian Pertanian tahun 2016. Pada kunjungan diakhiri dengan diskusi antara penyuluh dan anggota SPR dengan Ka. Badan BPPSDMP dan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan. (N. M. Arief - SET. BAKORLUH JABAR)