Organik Krokot Alat dan Bahan Yang Dibutuhkan: Krokot 500gram Gula Merah 500gram Media peyimpanan berbahan kaca. Tisu/Kertas Karet Gelang Alat saring/Kain saring Gula merah yang digunakan, usahakan yang berbentuk bubuk (seperti gula pasir) banyak dijual di toko-toko bahan makanan. Untuk media penyimpanan bisa diganti dengan plastik, tapi yang standar untuk menyimpan makanan. Krokot/Gelang biasa sebaiknya diambil pada waktu pagi hari, matahari belum naik, saat embun masih menempel pada tanaman krokot. Ada nutrisi tambahan jika embun ikut diproses menjadi pupuk bersama tanaman krokot. Proses pembuatan pupuk krokot. Potong krokot menjadi bagian kecil-kecil (panjang 1 cm). Campur dengan 400gram gula merah, lalu diaduk sambil diremas-remas. Gunakan wadah yang berukuran lebar, agar memudahkan Anda saat mengaduk-aduk gula merah dan krokot menggunakan tangan Campurkan 400gram Gula merah bubuk dengan 500gram krokot. Sisa 100 gram gula merah disimpan untuk dijadikan toping. Remas campuran gula merah dan krokot sampai keluar cairan dari krokot (lendir), dan tercampur secara merata. Cairan dari batang dan daun krokot berbentuk lendir. Langkah selanjutnya pindahkan krokot yang sudah bercampur dengan gula merah kedalam media penyimpanan. Pindahkan dengan hati-hati, jangan tercecer, dan usahakan tidak mengenai bagian atas atau luar media penyimpanan, agar tidak dicium oleh semut dan serangga lainnya. Berikutnya, masukkan sisa gula merah sebanyak 100gram sebagai toping. Geser dan sesuaikan agar rata menutupi campuran krokot dan gula merah yang sudah menyatu. Sisa gula merah dijadikan sebagai toping menutupi campuran krokot dan gula merah yang sudah menyatu. Langkah terakhir, tutup media penyimpanan menggunakan tisu/kertas, kemudian diikat dengan karet gelang agar semut dan serangga lainnya tidak bisa masuk. Tutup menggunakan kertas atau tisu, kemudian ikat menggunakan karet gelang agar semut dan serangga lainnya tidak bisa masuk. Simpan selama 5-7 hari sebelum digunakan. Pisahkan cairan dan ampas menggunakan alat penyaringan. Membuat Asam Cuka Krokot Selain menghasilkan pupuk organik cair, Anda juga bisa memanfaat ampas dari pembuatan pupuk krokot untuk membuat cuka krokot. Asam cuka yang bisa digunakan sebagai campuran aneka masakan di dapur Anda. Dan dapatkan berbagai benefit kesehatan dari tanaman yang sudah ditetapkan oleh WHO sebagai tanaman obat yang diproritaskan. Ampas pembuatan pupuk krokot ditambahkan dengan air, dengan perbandingan 1:2 Tutup kembali menggunakan tisu dan ikat dengan karet gelang. Simpan selama 3-6 bulan. Jika ingin proses lebih cepat, bisa ditambahkan menggunakan ragi cuka, atau cuka aktif (mother of vinegar). Dengan menggunakan ini, proses pembuatna cuka bisa hanya satu bulan saja. Cara Membuat Pupuk Dari Krokot Dengan permentasi menggunakan bioaktivator. Dengan menggunakan cara ini, ada harus menyiapkan beberapa bahan tambahan. Sehingga nutrisi pupuk organik yang anda hasilkan juga bisa lebih lengkap. Alat dan bahan yang dibutuhkan. Krokot 300gram Air kelapa 400ml Air cucian beras 400ml Gula merah 50gram Bioaktivator (EM4) 3ml Media penyimpanan (Botol air mineral ukuran besar) Proses Pembuatan Haluskan krokot menggunakan blender atau bisa juga dengan ditumbuk. Haluskan gula merah (potong kecil-kecil, haluskan dengan blender). Campur semua bahan, kemudian diaduk sampai homogen. Kemudian masukkan bahan kedalam media penyimpanan dengan ditutup rapat kedap udara (unaerob). Disimpan selama 14 hari. Biasanya proses pembuatna pupuk menggunakan cara ini menghasilkan gas, sehingga tutup botol penyimpnanan tetap harus dibuka setiap hari, terutama mulai hari ke-3 dan seterusnya. Tutup media peyimpanan dibuka sebentar saja, 5-10 detik, hanya untuk membuang gas sisa permentasi. Untuk lebih jelasnya, berikut video lengkap cara membuat pupuk organik dan asam cuka dari krokot. Cara Aplikasi pada Tanaman, Larukan pupuk krokot kedalam air dengan perbandingan 1:500. Aplikasi bisa dengan cara dikocor atau disemprotkan langsung ke tanaman. Aplikasi diberijan 1 kali dalam seminggu. Jika Anda kombinasikan dengan pupuk lain seperti asam amino atau pupuk organik lainnya, lakukan ujicoba untuk mendapatkan dosis dan takaran yang sesuai untuk tanam dan tanaman Penulis : Rosdianah Idris Admin Kec.Manuju