Loading...

P0la Rotasi Tanaman Agar Panen Berhasil

P0la Rotasi Tanaman Agar Panen Berhasil
P0LA ROTASI TANAMAN AGAR PANEN BERHASIL Oleh : Paulus Anda Ritta, S.TP, BPP Moramo Rotasi tanaman adalah pratik penanaman berbagai jenis tanaman secara bergiliran di satu lahan. Rotasi tanaman atau gilir tanaman merupakan salah satu sistim tanaman dengan cara mengilir atau menananm lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.Rotasi tanam tersebut sudah lama dikenal dinua pertanian, bahkan hingga sekarang pun serin dijadikan rekomondasi beberapa jenis budidaya tenaman. Gambar : Penanaman tanaman secara rotasi tanaman Teknik rotasi tanaman ini desebut juga mengilir jenis tanamann. Teknik ini sanagat efisien untuk menghentikan endemic penyakit dan pathogen pada suatu lahan tanaman, meningkatkan kesuburan tanah , serta mampu membentuk ekosistim mikro yang stsbil. Menurunnya kualitas hasil panen suatu tanaman biasanya disebabkan oleh serangan hama dan penyakit. Salah satu solusi yang baik ialah dengan memutus mata rantai perkembangan penyakit tersebut. Untuk memutus mata rantai penyebab kegagalan panen itu bisa dilakukan dengan pola rotasi tanaman yang benar. Untuk urutan rotasi tanaman adalah K-D-B-U (Kacang-Daun-Buah-Umbi) Mengapa..? Nah berrikut penjelasan karaktek tanaman tersebut. 1.Kacang -kacangan . . Tanaman kacang memiliki keunggulan dari segi perakaran yang mana mampu melakukan fiksasi unsure nitrogen dari alam bebas. Artinya akar tanaman kacang-kacangan jeni apapun mampu mengikat unsure nitrogen dengan akarnya.. 2.Daun-daunan. . Ini adalah komuditas tanaman yang akan dipanen daunnya yang mana sebagian besar sayuran seperti bayam, kangkung, kubis, sawi dan lain-lain. Pertumbuhan daun dan batang lebih indentik dengan pertumbuhan vegetative yang banyak memerlukan unsure nitrogen. Denagan menempatkan urutan tanaman sayuran (daun-daunan)setelah tanama kacang kacangan tentu tanaman sayuran daun akan merespon cepat dengan menunjukkan pertumbuhan pesat. . 3. Buah-buahan . . Tanaman buah memiliki karakteristrik yang sedikit berbeda dimana ketika memasuki fasa generative. Ia tidak membutuhkan unsure nitrogen terlalu banyak, karena kalau sampai kelebihan unsure nitrogen malah justru bisa menyebabkan tanaman buah melambat berbuah atau gagal berbuah. Pada saat berbunga tenaman buah lebih membutuhkan unsure phospat dan saat berbuah lebih banyak membutuhkan unsure kalium. Untuk itu tanaman buah seperti melon, semangka,timun dan sebagainya lebih cocok ditanam sebelu sayuran. 3. Umbi-umbian . . Tanaman umbi seperti ubi singkong, bengkoang, talas, kentang dan lain-lain adalah jenis tanaman yang paling rakus menyerap unsure hara. Tanah yang ditanami tanaman jenis umbi akan langsung mengalami penurunan kadar unsurhara secara signifikan hingga kurang subur. Untuk itu tanaman jenis umbi-umbian sebaiknya ditanam pada urutan terakhir dan setelahnya di tanami kacang-kacangan untuk mengebalikan kesuburan tanah. Gambar.: Hasil Produksi Tanaman dari pengiliran tanam. Meski rotasi tanaman sangat efektif , tapi jangan samapai melupakan kaidah lainya sepeti , tipikal tanaman dataran rendah dan dataran tinggi, musim tanam kemarau atau penghujan, penggunaan pupuk dan pengunaan benih unggul. Demikian penjelasan singkat pola rotasi tanaman K-D-B-U. Selamat mencoba .