padi lokal palawakng (oryza sativa l.) padi palawakng merupakan padi lokal yang secara turun temurun dibudidayakan oleh para petani di kabupaten landak masing-masing kecamatan memiliki keaneka ragaman plasma nutfah khususnya padi lokal palawakng yang bervariasi. salah satu keaneka ragaman plasma nutfah yang dimiliki adalah plasma nutfah padi lokal palawakng ladang atau yang biasa disebut nama daerah setempat padi moton, dan padi lokal sawah atau yang biasa disebut nama daerah setempat gente/lahan basah. padi palawakng mempunyai ciri, rasa dan aroma yang khas, karena itu kabupaten landak berupaya untuk memurnikan padi palawakng. tujuan dari pemurnian padi palawakng ini yaitu menambah keragaman varietas padi lokal palawakng sebagai khas unggulan daerah padi sawah dan ladang di kabupaten landak, mendukung tumbuh dan kembangnya industri benih dalam rangka penyediaan benih unggul bermutu, mendukung berkembangnya budidaya / produksi beras palawakng beraroma harum, wangi dan rasa nasinya cukup enak, perlindungan terhadap varietas tanaman sebagai rangkaian kegiatan untuk mempertahankan kemurnian jenis atau varietas lokal yang sudah ada. proses pemurnian benih sejak tahun 2011 hingga sekarang yang diperuntukan untuk memisahkan jenis varietas palawakng. awal mula padi palawakng memiliki 12 varietas palawakng yang dimurnikan, tetapi akhirnya hanya 3 varietas saja yang dapat dipatenkan dengan komoditas mutu nasional (kmn) yang bekerja sama dengan batan. ketiga varietas tersebut dapat tumbuh hidup dan berproduksi di lahan sawah dan kering, tiga varietas terebut meliputi padi palawakng gaeng kmn, padi palawakng balacatn kmn, dan padi palawakng salon kmn. proses dan tahap dalam tercapainya tiga jenis varietas padi palawakng ini yaitu : sudah dilakukannya pemurnian, sudah didaftarkan ke kementerian pertanian pusat pvtpp (perlindungan variertas tanaman dan perizinan pertanian), sementara untuk dalam rekayasa genetika masih dalam proses pengembangan. 1. palawakng gaeng (oryza sativa l). nama umum : padi palawakng ladang/moton (oryza spp) nama lokal : padi lokal palawakng gaeng ciri-ciri : tanaman golongan indica, tinggi tanaman 130cm, umur tanaman 130 hari (4 bulan 8 hari), lingkungan tumbuh lahan kering/ladang. batang agak tegak, warna internodia (ruas batang) hijau keemasan, warna nodia hijau muda, kekuatan batang kuat, jumlah anakan 11-17. panjang daun 45 cm, lebar daun 1,4-1,5 cm, rasio panjang/lebar daun 3,0 cm, daun bendera agak tegak, permukaan daun kasar, warna telinga daun tidak berwarna, warna leher daun hijau muda, warna buku daun hijau, warna pelepah daun hijau muda, warna lidah daun putih, bentuk lidah daun acute, sudut daun bendera sedang. pemunculan malai sampai dengan sempurna, panjang malai 22-35 cm, tipe malai kompak, cabang malai sekunder tidak bercabang, jumlah bulir/malai 318 bulir, bobot 1000 biji kadar air 14% rata-rata 12,543g. warna gabah kuning/warna jerami, bentuk gabah ramping bengkok ujung gabah, warna ujung gabah berbintik hitam, potensi hasil 5,1/ha. 2. palawakng balacatn (oryza sativa l). nama umum : padi palawakng lahan sawah / gente (oryza spp). nama lokal : padi lokal palawakng balacatn ciri-ciri : tanaman golongan indica, tinggi 162 cm, umur tanaman 158 hari (5 bulan 8 hari), lingkungan tumbuh lahan basah dengan bentuk tanaman tegak. batang tegak, warna internodia (ruas batang) hijau, warna nodia hijau bergaris ungu, kekuatan batang sedang, jumlah anakan 7-16. panjang daun 55 cm, lebar daun 1,8 cm, rasio panjang / lebar daun 3,0 cm, daun bendera agak tegak, permukaan daun kasar, warna telinga daun tidak berwarna, warna leher daun hijau, warna buku daun hijau bergaris ungu, warna pelepah daun hijau bergaris ungu, warna lidah daun tidak berwarna / putih, bentuk lidah daun acute, sudut daun bendera agak tegak. malai muncul sampai muncul sempurna, panjang 18-23 cm, tipela malai terbuka, malai sekunder tidak bercabang, jumlah bulir/malai 292 bulir, bobot 1000 biji kadar air 14,2% rata-rata 14,556 g. warna gabah masak ungu kusam, bentuk gabah gemuk, warna ujung gabah ungu, potensi hasil 4,0 ton/ha. bisa ditanam di lahan kering / ladang. 3. palawakng salon (oryza sativa l). nama umum : padi palawakng lahan sawah / gente (oryza spp) nama lokal : padi lokal palawakng salon ciri-ciri : tanaman golongan indica, tinggi tanaman 140,2cm, umur tanaman 132 hari ( 4 bulan 10 hari), lingkungan tumbuh lahan basah/sawah, bentuk tanaman terbuka. perilaku batang terbuka, warna internodia hijau keemasan, warna nodia sedang, kekuatan batang sedang, jumlah anakan 9-20. panjang daun 46cm, lebar daun 2,19cm, rasio panjang/lebar daun 2,1cm, daun bendera terkulai, keadaan permukaan daun kasar, telinga daun tidak berwarna, warna leher daun hijau muda, warna buku daun hijau, warna perlepah daun hijau muda, warna lidah daun tidak berwarna, bentuk lidah daun cleft/split, sudut daun bendera terbuka. panjang malai 18-23cm, tipe malai terbuka, cabang malai sekunder tidak bercabang, jumlah bulir/malai 454 bulir, bobot 1000 biji kadar air 15% rata-rata 15,921g. warna gabah kuning/warna jerami, bentuk gabah sedang, warna ujung gabah kuning/warna jerami, potensi hasil 9,08 ton/ha. ditanam dilahan kering/ladang. (admin_landak) pendeskripsi : benhard. s, sp (upsbtph prov. kalimantan barat) evert apat, sp (dinas pertanian, perikanan dan ketahan pangan kab. landak) cirus, sp (bbi dinas pertanian, perikanan dan ketahan pangan kab. landak) lewin (upsbtph prov. kalimantan barat) endang sriwidyanty, sp (upsbtph prov. kalimantan barat) murdiati, sp (upsbtph prov. kalimantan barat) tim teknis sertifikasi (upsbtph prov. kalimantan barat) minen (petani perlaksana ketua poktan sinedes dsn. lagon ds. keranji paidang kec. sengah temila kab. landak)