Pada musim tanam (MT) ke-3 Tahun 2016, di lahan Kelompok Tani Gitan Jorong Bukit Kili Nagari Koto Baru Kecamatan Kubung Kabupaten Solok, dilaksanakan penanaman padi dengan sistem SRI (System Rice of Intensification) atau dikenal di Sumatera Barat sebagai sistem Padi Tanam Sabatang (PTS). Kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang difasilitasi oleh Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Solok melalui personilnya yaitu Ibu Yulfitri, SP (Kabid Tanaman Pangan), Ibu Noviarti, SP (Kasi Produksi) dan Refnita Yulia, A.Md (Fungsional Umum). Sementara ditingkat lapangan yang menjadi fasilitatornya adalah penyuluh pendamping dilapangan yaitu Bapak Abas (selaku Koordinator BP3K Kecamatan Kubung) dan Ibu Rossi Andrawina, SP (selaku PPL Nagari Koto Baru). Dalam pelaksanaannya, diterapkan berbagai teknik pengelolaan budidaya padi yang memberikan perhatian utuh atas komponen tanah, air dan tanaman itu sendiri. Metoda ini memberikan perhatian pengelolaan usahatani dari mulai pengolahan lahan, pemupukan hingga penanggulangan serangan hama yang ramah lingkungan, dan bersahabat dengan alam serta mahluk hidup di lingkungan persawahan. Kemudian dari input produksi diterapkan penggunaan varietas benih unggul yaitu Varietas Anak Daro dan Caredek Merah, yaitu varietas yang memiliki rasa yang sesuai dengan umumnya masyarakat Sumatera Barat. Sementara dari sisi teknik penanaman diterapkannya sistem tanam dengan menanam bibit 1-3 batang per lubang tanam. Selama pelaksanaan kegiatan, sekalipun muncul beberapa permasalahan yang dihadapi seperti air tidak mencukupi, pupuk tidak larut dan gulma banyak serta adanya hama tikus dan kepinding tanah, tetap dapat dilakukan hingga berakhir program. Semoga dapat menjadi pembenahan kedepan untuk peningkatan produksi dan produktifitas. Penulis: Slamet Muharmoko, SP, M.Si [Penyuluh Pertanian Muda] Sumber Tulisan:Laporan Sekolah Lapang Padi Tanam Sabatang (SL-PTS) Kelompok Tani Gitan Nagari Koto Baru Kecamatan Kubung Kabupaten Solok Tahun 2016.