Loading...

PANDEMI COVID-19 TAK GANGGU AKTIVITAS PETANI PANEN PADI DI DS. TANJUNGSARI KECAMATAN SUKARESIK

PANDEMI COVID-19 TAK GANGGU AKTIVITAS PETANI PANEN PADI DI DS. TANJUNGSARI KECAMATAN SUKARESIK
Pandemi virus corona atau covid-19 hingga saat ini masih terus menghantui. Cepatnya penyebaran dan bahaya dampak yang ditimbulkan membuat pemerintah terpaksa melakukan tindakan pencegahan dengan menyarankan masyarakat untuk melakukan social distancing. Bagi mereka yang sedang sakit dan harus mengisolasi diri, dianjurkan untuk tidak meninggalkan rumah dan mengindari perkumpulan. Namun demikian, kebutuhan sehari-hari masyarakat tetap harus terpenuhi. Kebutuhan untuk makanan utamanya. Dan saat hal ini terjadi, petani lah yang jadi garda terdepan untuk menangani masalah ini. Hamparan sawah di Desa Tanjungsari Kecamatan Sukaresik Kabupaten Tasikmalaya, pada saat ini sudah siap memasuki masa panen padi, di tengah pandemi Covid-19 seolah bukan penghalang para petani tersebut untuk turut mempersiapkan produksi. Panen padi di Desa Tanjungsari pada April 2020 sebesar 151 ha, Hasil panen per hektare pada musim tanam ini mencapai 7,4 ton GKP per hektare. dengan perkiraan produksi 1.063 ton gabah kering panen (GKP). Harga padi saat ini sekitar Rp 5.500 Gabah Kering Giling (GKP). Ini merupakan hasil upaya bersama antara petani, penyuluh dan Stakeholder lainnya. Eje Johar, selaku PPL Desa Tanjungsari menyampaikan bukti semangat penyuluh pertanian tidak surut dalam mendampingi petani binaan untuk panen padi meski saat pandemi COVID-19. Bendahara Kelompok Tani Surakatiga III Desa Tanjungsari Kecamatan Sukaresik, Ani Anggraeni mengaku, di tengah pandemi Covid-19 para anggota kelompok tani tetap beraktivitas menggarap persawahannya.