Loading...

Pandemi Covid-19 Tak Menghalangi Penyuluh Kabupaten Bone Bolango Dampingi Petani Untuk Ketersediaan Pangan

Pandemi Covid-19 Tak Menghalangi Penyuluh Kabupaten Bone Bolango Dampingi Petani Untuk Ketersediaan Pangan
Merebaknya wabah Covid-19 di seluruh wilayah Indonesia, tidak menghalangi aktivtas penyuluh pertanian mendampingi petani untuk tetap menjaga ketersediaan pangan termasuk di Kabupaten Bone Bolango. Hal ini terbukti dengan dilakukannya panen cabai di Kelompok Tani Maju Bersama Desa Tunas Jaya Kecamatan Bonepantai pada tanggal 17 April 2020 yang dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Dan Peternakan Kabupaten Bone Bolango Roswaty Agus, Kepala Bidang Tanaman Pangan Rosna Dewi Rayusyam, Kepala Bidang Penyuluhan Yoana Rahman, Camat Bonepantai, Danramil Bonepantai, Koordinator BPP Bonepantai Zulkifli Rauf, Penyuluh Bonepantai serta Fasilitator Desa dan Tenaga Ahli Pemberdayaan Program READSI Kabupaten Bone Bolango Rival Rahman. Seperti halnya yang disampaikan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, bahwa pertanian tidak boleh berhenti dengan adanya pandemi Covid-19, yang dipertegas oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi bahwa 267 juta masyarakat Indonesia membutuhkan bahan pangan, jadi pertanian harus terus berjalan dan ini menunjukkan bahwa pertanian itu sangat dibutuhkan dalam situasi apapun. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bone Bolango Roswaty Agus mengatakan, adanya pandemi Covid-19 tidak mengurangi semangat Penyuluh Pertanian dan para petani Bone Bolango untuk terus melakukan gerakan tanam dan panen komoditas pertanian untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Bone Bolango khususnya dan Provinsi Gorontalo pada umumnya. Semangat Penyuluh Pertanian dan Petani mendapat apresiasi yang tinggi dari Kepala Dinas Pertanian. Rosna Dewi mengatakan, Bidang Tanaman Dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Peternakan akan terus mendampingi dan mengawal petani dalam penyediaan pangan untuk melawan pandemi Covid-19 di Kabupaten Bone Bolango. Selanjutnya Yoana Rahman menyampaikan, hasil monitoring yang dilakukan oleh Bidang penyuluhan dalam situasi Pandemi Covid 19 sekarang ini aktivitas Penyuluh Pertanian tetap berjalan sesuai tugas dan fungsinya. Hal ini menunjukkan bahwa Penyuluh Pertanian tetap survive pada kondisi wabah Covid-19 dan keberadaannya selalu dibutuhkan oleh masyarakat. Yang paling penting adalah Penyuluh dan Petani tetap semangat di lapangan untuk memberi kontribusi dalam menjaga ketersediaan pangan di Kabuapten Bone Bolango. Penulis : Lukman Hairun Penyuluh Pertanian Madya