Loading...

Panen Bawang Merah Organik di Kelompok Tani Padi Rimbun

Panen Bawang Merah Organik di Kelompok Tani Padi Rimbun
Ketua Kelompok Tani Padi Rimbun yang berdomisili di Jorong Taratak Teleng Nagari Sarik Alahan Tigo Kecamatan Hiliran Gumanti mempunyai keberanian yang patut dibanggakan dimana saat para petani eforia menanam Bawang Merah Anorganik sementara sang ketua melakukan Budidaya Bawang Merah Organik, sehingga tidak sedikit cemoohan yang singgah di telinga sang pemberani ini. Pada kesempatan panen Budidaya Bawang Merah Organik admin SMIPP Kecamatan Hiliran Gumanti bersama penyuluh setempat saudara Eri Yusdial, Ali Rusdi sang ketua Kelompok Tani Padi Rimbun menceritakan perihal budidaya tersebut. Tidak tanggung-tanggung bibit dengan varietas peking yang digunakan sebanyak 200 kg, kemudian untuk pupuk dasar dia gunakan kompos kotoran sapi sebanyak 20 ton, pupuk susulan 5 kg kompos, RL seger 3 sendok makan, trichoderma secukupnya, gula pasir 1/2 kg. Sementara untuk mengatasi ulat potong dia gunakan ekstrak titonia 3 kg, daun pepaya 3 kg, daun jarak 3 kg, tembakau 3 kg, serta daun mahoni 3 kg. Sedangkan untuk mengatasi jamur digunakan abu dapur sebanyak 3 kg,getah gambir 3 kg, lengkuas 3 kg dan jahe 3 kg. Lokasi budidaya Bawang Merah Organik berada diketinggian lebih kurang 800 m ditas permukaan laut, sehingga sangat berpengaruh terhadap lamanya panen. Untuk Bawang Merah Organik dibutuhkan waktu 70 hari sedangkan untuk bawang merah Anorganik hanya memerlukan waktu 55 hari. Sumber : Prayitno Soediharto, SP Admin SMIPP Kec. Hiliiran Gumanti