Loading...

PANEN BESAR PETANI BUAH NAGA JELANG IMLEK

PANEN BESAR PETANI BUAH NAGA JELANG IMLEK
Menjelang Imlek Petani Buah Naga mulai panen. Salah satu petani buah naga Mahardika dalam satu minggu bisa panen hingga 2,5 ton. Dalam satu kilonya ia jual dengan harga Rp. 6.000 sampai Rp.8.000 ke salah satu toko di Solo. Dijelaskanya Kebun buah naga miliknya yang terletak di Desa Jenggrik Kecamatan Kedawung pada musim hujan tahun ini sejak awal Januari mulai bisa dipanen. Mendekati Imlek hasil panennya semakin besar. "Pada musim hujan ini kebun kami bisa dipanen setiap minggunya hinga bulan Mei nanti," jelas Dika panggilan akrab sehari hari. Bapak satu anak ini dengan ditemani oleh satu orang pekerjanya setiap harinya selalu menenggok kebunnya. Bila ada buah yang siap dipetik langsung dipetik dan dibawa ke gudangnya yang terletak di dukuh Prampalan Desa Krikilan Kec. Masaran. "Setiap kali petik langsung kami bawa pulang dan kami sortir berdasarkan besar kecilnya buah,"jelasnya. Usai disortir, buah naga hasil panennya setiap dini hari pukul 03.00 wib ia kirim ke Solo. "Jadi setiap pagi gudang kami sudah kosong, tidak ada buah naga, karena setiap dini hari selalu sudah kami kirim ke salah satu pengusaha di Solo," jelas sarjana pertanian ini. Buah naga yang dikirim pelangannya hanya buah naga yang berukuran besar. Sementara buah naga yang berukuran kecil ia olah menjadi minuman kesehatan yang ia beri label Minaga. Menurut pengakuannya, permintaan buah naga saat ini cukup besar. Setiap tahunnya permintaan buah naga selalu mengalami peningkatan. "Setiap kali panen, hasil kami tidak pernah cukup untuk memenuhi permintaan," kata Dika. Sumber - Humas Pemkab Sragen