TanamanNilam (PogostemoncablinBenth) adalah salah satu komoditi penghasil minyak atsiri yang banyak dipergunakan dalam industri kimia sebagai bahan farmasi, bahan baku produk wewangian dan kosmetika. Yang diambil dari nilam adalah minyaknya yang diperoleh dari hasil penyulingan dari batang dan daun tanaman (terna), selain itu limbah dari hasil penyulingan yang terdiri dari ampas daun dan batang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan dupa, obat nyamuk bakar, pupuk dan mulsa. Rendahnya produktivitas dan mutu minyak nilam antara lain dipengaruhi faktor-faktor dalam penanganan panen, pasca panen dan pengolahan yang kurang tepat. Sehubungan dengan hal tersebut kita perlu memperhatikan faktor-faktor tersebut. Panentanamannilamyang perludiperhatikanadalahumurtanaman, waktupanendanalatpanen.Tanamannilam yang terpeliharadenganbaikdapatdipanenpadasaattanamanberumur 6-8 bulansetelahtanam, panenberikutnyadapatdilakukansetiap 4-6 bulansekalitergantungdaricurahhujandankesuburantanah.Sedangkanwaktu yang tepatmemanentanamannilamdilakukanpadapagihariatau sore hari agar dauntetapmengandungminyakatsiri yang tinggidanpemanenandilakukansebelumdaunberubahwarnamenjadicoklat, karenadaun yang demikiantelahkehilangansebagianminyaknya.Kandunganminyakatsiritertinggiterdapatpadatigapasangdauntermuda yang masih berwarnahijau Cara memanentanamannilamdapatmenggunakansabitatauani-aniatauguntingstek.Panendenganmenggunakansabithendaknyabatangdancabangtidakdibabathabistetapidisisakan+ 15 cm daritanah, tinggalkan 1-2 cabanguntukmerangsangpertumbuhan tunas-tunas barupadafaseselanjutnya. Hasilpanendipengaruhiolehlokasilahan, jaraktanam, jenisvarietas yang ditanamdanpohonpelindung. Pengelolaansetelahpanentanamannilamterdiridaripengeringan/pelayuan,perajangandanpenyulingan.Pengeringan/pelayuan dilakukan dengan cara dijemur selama 4 jam yang diikuti dengan pengering anginan kurang lebih selama 6 hari hingga mencapai kadar air antara 12-15%.Hindaripengeringan yang terlalucepatdenganmenjemurdibawahsinarmatahari, karenaakanmengurangikandunganminyakatsiri.Perajangan sebaiknya dilakukan pada daun nilam yang telah kering dengan panjang rajangan berkisar 15 – 20 cm.Dalam industri minyak atsiri dikenal tiga macam metode penyulingan, yaitu (a) penyulingan dengan air (water distillation), (b) penyulingan dengan uap dan air (water and steam distillation), dan (c) penyulingan dengan uap (steam distillation). Pemilihan metode penyulingan ini sangat penting untuk mendapatkan minyak atsiri yang bermutu Sumber Pustaka : Htpps://www.disbun.jatimprov.go.id/pustaka/phocadownload/buku%2520budidaya%2520nilam Penulis : Findhy Teguh Perdana, A.Md - Penyuluh Pertanian Pelaksana BPP Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk