Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan (BKP3) atas nama pemerintah Kabupaten Batu Bara,Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) pematang Siantar dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Propinsi Sumatera Utara melaksanakan panen demplot bawang merah di Kelompok Tani Sumber Rezeki Desa Tanah Tinggi Kecamatan Air Putih pada hari selasa (16/2). Hadir dalam kegiatan panen demplot bawang merah ini adalah Bupati Batu Bara H.OK Arya Zulkarnain,SH.MM,Kabag Perekonomian Edwin,SH,Kaban BKP3 Drs.Sahala Nainggolan,Kadis Pertanian Ajijul Mukahar,SP,Kadis Budparpora Ishak,Peneliti Utama BPTP Sumut Ir.Sorta Simatupang,kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Elly Tjan,Kabid Penyuluhan BKP3 M Hair,SP,Camat Air Putih Paharuddin,S.Ag,Dan Ramil 02/AP Kapten JR Sinaga,Kepala Desa serta Pengurus Poktan se Kecamatan Air Putih.Kepala Badan Ketahanan pangan dan pelaksana Penyuluhan (BKP3) Drs Sahala Nainggolan memberikan apresiasi yang sebesar besarnya kepada pihak Bank Indonesia yang ikut terlibat dalam kegiatan demplot bawang merah ini ,namun memberikan catatan khusus bahwa budidaya bawang merah harus dilaksanakan pada masa bera tanpa mengganggu pola tanam padi."Bank Indonesia Kantor Perwakilan Pematang Siantar sangat mengapresiasi kegiatan ini dan mengharapkan agar terus dapat di kembangkan oleh petani petani lainnya karena bawang merah memiliki prospek yang menjanjikan",demikian Elly Tjan dalam kata sambutannya.Bupati Batu Bara H.OK Arya Zulkarnain,SH.MM dalam sambutannya mengharapkan bahwa Kabupaten Batu Bara dapat menjadi sentra produksi bawang merah di propinsi Sumatera Utara mengingat iklim dan topografinya sangat mendukung untuk pengembangan dan budidaya bawang merah.Demplot bawang merah kerjasama antara Pemkab Batu Bara cq Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan,Kantor perwakilan Bank Indonesia Pematang Siantar dan BPTP Propinsi Sumatera Utara ditanam pada lahan seluas ± 2400 m dan menggunakan varietas Bima Brebes sebanyak 210 Kg kemudian menghasilkan bawang merah sebanyak 2,8 ton.Penulis : ATMONO