Loading...

Panen Jagung Di Tengah Pandemi Covid-19

Panen Jagung Di Tengah Pandemi Covid-19
Pandemi Covid-19 atau wabah corona yang sedang melanda sebagian besar wilayah di Indonesia bahkan beberapa negara di dunia tidak mempengaruhi aktivitas petani di lahan. Selain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, para petani tetap semangat untuk menyediakan dan menjamin ketersediaan pangan di tengah wabah corona. Haji Maulana, salah seorang petani di Desa Sopet Kecamatan Jangkar Kabupaten Situbondo tetap melaksanakan panen jagung pada lahan seluas 1,4 Ha. Meski jagungnya sempat terserang hama Spodoptera frugiperda pada usia 20 HST namun beliau mampu mengatasi sehingga pada usia 40 HST, tanaman yang terserang dapat kembali tumbuh normal. Akhirnya jagung varietas Betras 1 yang ditanam selama 105 hari tersebut mampu berproduksi sebesar 5,5 ton pipilan kering per Ha. Sedangkan harga pipilan kering dengan kadar air 17% saat ini di wilayah Kabupaten Situbondo mencapai harga Rp 4100,-/kg. Hal ini tentu saja sangat menguntungkan bagi petani. Kegiatan panen yang telah dilaksanakan pada tanggal 01 April 2020 ini juga dihadiri oleh para petugas lapang yang terdiri dari Koordinator BPP Sumberejo, Koordinator Penyuluh Kecamatan Jangkar dan Penyuluh Pertanian Desa Sopet. Menanggapi semakin meluasnya wabah corona di wilayah Kabupaten Situbondo, petani mengaku tetap beraktifitas seperti biasa dan tetap waspada dengan menjalankan SOP Pencegahan Covid-19 yang diinstruksikan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo. Disusun oleh : Admin Dinas TPHP Kab. Situbondo (Reni Puspita Sari, SST/Yulianto, S.TP)