Padi merupakan salah satu komoditas pokok yang merupakan sumber pangan utama bagi masyarakat Indonesia. Selain di Indonesia, padi juga merupakan makanan pokok negara-negara di benua Asia lainnya seperti China, India, Thailand, Vietnam dan lain-lain. Untuk mendapatkan produktivitas yang baik di perlukan Teknik budidaya yang baik dan tepat. Seperti halnya yang sudah biasa dilakukan oleh para petani yang bergabung dalam Kelompok Tani Mekarsari III Desa Cijulang Kecamatan Cineam Kabupaten Tasikmalaya yang diketuai oleh Bapak H. Anan Amanudin, dengan menerapkan teknik budidaya padi sistem tanam jajar legowo (jarwo). Pada kegiatan SL-Upsus Padi para petani di Kelompok Tani Mekarsari III melakukan percobaan seluas satu hektar untuk membandingkan pengaruh sistem tanam jajar legowo terhadap pertumbuhan tanaman dan produktivitas sedangkan sebagai pembanding adalah sistem tegel. Varietas yang ditanam adalah Ciherang luas 0,4 hektar tanam sistem jajar legowo 2:1; 0,3 hektar sistem tanam jajar legowo 4:1; dan 0,3 hektar sistim tanam tegel dengan jarak tanam yang digunakan adalah 25 cmX 25 cm. Jumlah petani pelaksana kegiatan sebanyak 11 orang terdiri dari 4 orang menerapkan sistim tanam jajar legowo 2:1, 4 orang menerapkan sistim tanam jajar legowo 4:1, dan 3 orang menerapkan sistim tegel.Berdasarkan hasil ubinan yang kami laksanakan di Blok Surupan Kelompok Tani Mekarsari III pada titik koordinat S 070 24’27” E 1080 21’20” dengan ketinggian 290 mdpl, adalah sebagai berikut : Produktivitas yang kami peroleh adalah sebagai berikut : No. Sistim Tanam Luas Lahan (Ha) Ubinan (Kg) Provitas (Kw/Ha)1 Jajar Legowo 2:1 0,4 5,0 68,822 Jajar Legowo 4:1 0,3 4,8 66,063 Sistim tegel 0,3 4,0 55,05 Demikian hasil kegiatan yang telah kami laksanakan, semoga menjadi informasi yang bermanfaat bagi kita semua. Oleh : Ir.Anditrisna (THL-TBPP)Wilbin : Desa Cijulang/Nagaratengah Kecamatan Cineam Kabupaten Tasikmalaya