Panen Padi Sawah dan Padi Gogo BPP Muara Uya Kab. Tabalong di tengah situasi Wabah Corona (COVID-19)
Penulis : Unang Setiawan S. Pt (PP. Supervisi) Wabah Virus Corona (Covid-19) Penyuluh Pertanian di Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong, Propinsi Kalimantan Selatan tetap optimis dalam melakukan dan mendampingi petani panen padi sawah dan padi gogo Musim Hujan (MH) 2020. “Lahan pertanian adalah “Zona Aman” virus Corona lantaran berlimpah sinar matahari. Terik matahari juga dimanfaatkan petani untuk menjemur hasil panen padi, meskipun beraktifitas disawah, mereka tetap waspada dengan menjaga jarak saat interaksi dengan orang lain untuk mencegah penyebaran Virus Corona, “ kata Unang Setiawan S.Pt. (PP Supervisi) di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Muara Uya Dinas Pertanian Kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan. Tercatat menurut data luas tanam diBPP Muara Uya (2019) di Kecamatan Muara Uya memiliki luas tanam padi sawah 606 ha, sedangkan padi gogo 915 ha lahan. Panen padi sawah yang dilaksanakan di Kelompok Tani (Poktan) Sangian desa Lumbang binaan BPP Muara Uya dengan luas pertanaman 25 ha. Sedangkan Panen Padi gogo dilaksanakan di Kelompok Tani (Poktan) Bahagia desa Muara Uya Kec. Muara Uya dengan luas pertanaman 10 ha. Hasil ubinan panen hari Jum’at tanggal 03 April 2020 yang dilakukan bersama sama Mantri Statistik (Mantis) Kecamatan Muara Uya padi sawah varietas Mikongga di POKTAN Sangian menghasilkan 6,944 ton Gabah Kering Panen (GKP) per hektar. Sedangkan padi gogo varietas lokal Sabuyung di POKTAN Bahagia menghasilkan 3,904 ton Gabah Kering Panen (GKP) per hektar. Diakui Jamhur SP (PPL WKPP Lumbang) di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Muara Uya Dinas Pertanian Kabupaten Tabalong. , terjadi penurunan produksi akibat hama dan penyakit Blast. Rencananya panen akan berlanjut awal april ini dengan luasan 25 ha. Beberapa Poktan telah menggunakan Alsintan Combine Harvester untuk panen dan Mini Tresher untuk perontok padi. Menurutnya Yunamin ketua POKTAN Sangian “ Alsintan membantu proses panen, khususnya menangkal penyebaran virus corona karena penggunaan mesin panen Combine Harvester meminimalisir interaksi dengan banyak orang dilapangan. Para petani juga selalu menjaga jarak dan menghindari kerumunan saat bekerja disawah”. Tim Cyber Extesion BPP Muara Uya Kab. Tabalong