Loading...

Panen Padi Sistim Jejar Legowo

Panen Padi Sistim Jejar Legowo
Panen adalah pemungutan (pemetikan) hasil sawah . Istilah ini paling umum digunakan dalam kegiatan bercocok tanam dan menandai berakhirnya kegiatan di sebuah lahan. Demlot Penyuluh Pertanianpada Kelompok Tani seroja Desa muara jaya Kecamatan kecamtan kumun debai adalah salah satu poktan desa muara jaya Wilayah Binaan BPP kumun debai yang mendapatkan kegiatan Demlot Penyuluh Pertanianperiode Musim Tanam desember 2019. Waktu tanam padi pada kegiatan demlot yang dilakukan di lahan seluas 0,5 Ha yang diolah oleh Poktan seoja elyhayati pada tanggal 01 desember 2019, dengan prediksi panen bulan april 2020. Kegiatan Panen Demlot Penyuluh Pertanian padi Sawah Jajar Legowo 2:1 di Kelompok Tani Ely hayati desa muara jaya Wilayah Binaan BPP kumun debai dilakukan padat tanggal 17 Agustus 2019. Kelompok Tani Ely hayatimelakukan panen padi di lahan seluas 1 hektar yang menggunakan sistem tanam jajar legowo (jarwo) 2 : 1 dengan metode perontokan mengunakan alat mesin pertanian power tresher (perontok padi). Penyuluh pertanian Wilayah Kerja Desa muara jaya beserta tim Penyuluh Pertanian Kecamatan kumun debai melakukan pengukuran panen padi secara ubinan atau yang akrab disebut dengan `ngubin` di area demplot Demlot Penyuluh Pertanian padi Sawah Jajar Legowo 2:1 Poktan Seroja . Pengukuran atau pengubinan ini adalah uji coba untuk mengetahui hasil panen padi para petani yang saat tanam menggunakan sistem jajar legowo. Metode penanaman padi jajar legowo tujuannya untuk meningkatkan hasil produktivitas padi dan mengurangi serangan hama pada tanaman. Dan ini dibuat perbandingkan dengan hasil panen dari sistem tanam biasa. Sistem tanam jajar legowo sendiri, adalah sistem penanaman padi yang pada intinya dilakukan dengan cara mengatur jarak antar benih pada saat penanaman. Dan saat panen berlangsung dilakukan pengubinan untuk mengetahui hasil padi dari sistem tanam jajar legowo.. Dari hasil pengukuran dengan metode pengubinan menunjukan, bahwa hasil tanam jajar legowo bisa memperoleh hasil 8,5 ton GKG per hektar, Pengubinan atau Ubinan merupakan cara pendugaan hasil panen yang dilakukan dengan menimbang hasil tanaman contoh pada plot panen. Tanaman contoh diambil pada pertengahan plot, tidak pada dua baris paling pinggir dekat pematang. Penerapan teknologi tanam dengan sistem jajar legowo adalah ujicoba, sebagai perbandingan dengan sistem tanam biasa. Hal ini bertujuan untuk mengetahui hasil tanam jajar legowo dengan hasil tanam biasa. Ketua poktan Ely hayati Desa Muara Jaya Kecamtan Kumun Debai sudah terbiasa menerapkan teknologi Jajar Legowo 2:1 hal ini dikarena sudah terbukti bahwa metode tanam jajar legowo lebih untung dari pada sistem tanam biasa. Penggunaan sistem tanam jarwo terbukti lebih meningkatkan hasil panen dari pada penggunaan sistem konvensional atau tradisional yang biasa digunakan. Dengan sistem tradisional hanya mampu menghasilkan 6,9 ton Gabah Kering Giling (GKG) per hektare. Sementara sistem jarwo mampu mengasilkan 8,5 ton Gabah Kering Giling (GKG) per hektar. Dari hasil pengubinan pada saat panen di Lokasi Demlot Penyuluh Pertanian padi sawah teknologi Jajar Legowo 2:1 di poktan Ely hayati Desa Muara Jaya Kecamtan Kumun Debai menunjukan peningkatan hasil panen yang signifikan dengan penggunaan sistem tanam jarwo. Pemakaian sistem tanam jarwo tak hanya meningkatkan produksi GPG namun juga lebih efisien dalam pemakaian pupuk. Kegiatan Demlot Penyuluh Pertanian padi Sawah Sistem Jajar Legowo 2:1, dilakukan untuk memberikan kesadaran terhadap petani bahwa penggunaan sistem jarwo dan pemupukan yang benar sangat bermafaat bagi petani. Hal ini juga berguna memaksimalkan sistem jarwo sebagai upaya pencapaian swasembada pangan nasional. Kegiatan Demlot Penyuluh Pertanian dalam rangka Program Peningkatan Penyuluhan dan Pelatihan Pertanian pada komoditas pangan strategis nasional telah direncanakan dengan cukup baik, dan mendapatkan hasil yang diharapkan. Penulis : PERI ARYANSYAH.A.Md (bpp kec. kumun debai)