Loading...

Panen Perdana Pisang Kepok Tanjung Mendukung Gerakan Tiga Kali Ekspor Komoditas Pertanian

Panen Perdana Pisang Kepok Tanjung Mendukung Gerakan Tiga Kali Ekspor Komoditas Pertanian
Panen perdana pisang Kepok Tanjung dilaksanakan di lahan kelompok Tani Serba Usaha, Jorong Lurah Nan Tigo, Nagari Salayo Kecamatan Kubung Kabupaten Solok, Sumatera Barat, hari Kamis tanggal 6 Februari 2020. Panen perdana ini dihadiri oleh Bupati Solok H. Gusmal, Dirjen Holtikultura Kementerian Pertanian Dr. Ir. Liferdi, Deputi Direktur Perwakilan Bank Indonesia Sumbar Gunawan Wijaksono, Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Sumbar Dr. Ir. Hardianto, MSc., Kepala Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika Sumani Dr. Ir. Ellina Mansyah, MP, Kadis Pertanian Kab Solok Si Is, SP, Camat Kubung Ricky Carnova,S.STP, dan Kepala SKPD di lingkup Pemerintah Kab. Solok. Undangan dalam kegiatan ini mencapai 350 orang yang terdiri dari peneliti, penyuluh, jajaran Pemda, tokoh masyarakat dan kelompok tani. Pisang merupakan komoditas peringkat pertama dari 13 komoditas hortikultura yang menjadi fokus pengembangan andalan Kementerian Pertanian. Penanaman pisang Kepok Tanjung sudah dimulai dari tahun 2017. Sampai sekarang sudah ditanam 1.800 batang pisang Kepok Tanjung. Disamping itu ada pembibitan atau penangkar benih pisang Kepok Tanjung, dimana sampai saat ini sudah dipasarkan ke daerah Kalimantan, Banten, Aceh serta daerah-daerah lainnya. Pisang Kepok Tanjung mempunyai keunggulan tidak berjantung sehingga terhindar dari penyakit layu bakteri yang ditularkan oleh serangga vektor yang hinggap pada bunga jantan. Bobot pisang Kepok Tanjung tersebut mencapai 50 sampai 60 kilogram per tandan dengan jumlah sisir 9 hingga 17 per tandan. Ia menyebutkan, bobot rata-rata mencapai 200 gram per buah dan kandungan gula sampai 30 persen brix dan karbohidrat 31,5 gram per 100 gram sehingga cocok untuk olahan tepung pisang. Pada acara panen perdana Pisang Kepok Tanjung ini, perwakilan Bank Indonesia Sumatera Barat, juga secara resmi menyerahkan bantuan program sosial Bank Indonesia kepada Kelompok Tani Serba Usaha berupa saung, mushalla, toilet dan instalasi air. Diharapkan nantinya Kabupaten Solok menjadi penghasil pisang Kepok Tanjung terkenal di Indonesia.