Percepatan pembangunan pertanian untuk mencapai swasembada padi, jagung dan kedelai yang digerakkan pemerintah pusat dan daerah terus berlanjut. Di Kalimantan Selatan, Pemerintah Daerah memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan khusus tersebut dengan mendorong terjadinya realisasi program strategis di setiap daerah-daerah produksi, baik sentra utama maupun daerah penyokong produksi.Untuk mendorong agar UPSUS PAJALE di Kalsel lebih cepat dan mencapai target yang diharapkan, maka Pemerintah bersama TNI melaksanakan kegiatan tanam dan panen bersama di salah satu kawasan Cetak Sawah di Desa Kayu Abang Kecamatan Angkinang Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan pada tanggal 11 Maret 2015.Dalam kesempatan tersebut, ikut berperan serta Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Danrem 101/Antasari, Bupati Hulu Sungai Selatan, Kepala Dinas Pertanian TPH Prov. Kalsel, Direktur Pengelolaan Air Irigasi-Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian, Direktur Pengolahan Hasil Pertanian-Ditjen PPHP, Dandim 1003/Kdg, Ketua DPRD HSS dan Kepala BPTP Kalimantan Selatan. Panen padi yang dilaksanakan di Desa Kayu Abang Kecamatan Angkinang , merupakan panen padi sawah perdana di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Wilayah dengan agroekosistem rawa lebak tersebut ditanami padi varietas Ciherang. Hasil ubinan bersama tim BPS menunjukkan produktivitas padi varietas Ciherang yang dipanen mencapai 6,4 ton GKG.Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan menghimbau petani untuk mengikuti anjuran yang diberikan oleh petugas pertanian. Wagub berharap petani tidak merasa cukup dengan hanya 1 kali panen setahun, tapi memanfaatkan peluang untuk tanam 2 kali. Apalagi sarana irigasi Bendung Amandit sudah bisa difungsikan, yang akan menyediakan air bagi sawah petani sehingga bisa tanam dan panen lebih dari 1 kali.Luas lokasi cetak sawah di desa Kayu Abang adalah seluas 157 ha, yang sebelumnya merupakan lahan tidur. Program cetak sawah ini mulai dilaksanakan pada Bulan Juli 2014 oleh Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Gapoktan Sungai Jambu Desa Kayu Abang, dan didampingi oleh Penyuluh Balai Penyuluhan Kecamatan Angkinang serta TNI dari Kodim 103 Kandangan.Penerima manfaat dari kegiatan Cetak sawah ini adalah sebanyak 154 KK dimana sekitar 90 KK termasuk kategori KK miskin. Dengan adanya kegiatan ini juga telah menciptakan alih fungsi lahan tidur menjadi lokasi persawahan, meningkatnya produktivitas dan produksi pertanian dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat desa serta meningkatkan pendapatan masyarakatHarapan masyarakat kegiatan ini terus dilanjutkan untuk wilayah-wilayah yang mempunyai potensi untuk alih fungsi lahan tidur menjadi lahan persawahan. Karena di desa Kayu Abang masih memiliki banyak lahan tidur yang belum dimanfaatkan, maka penambahan areal cetak sawah masih bisa dilaksanakan. Penulis: Mulyadi,STP (PP Pertama BPK Angkinang)