Geliat Program Upaya khusus (UPSUS) di Kabupaten Penajam Paser Utara terus menerus digalakkan tidak hanya dari instansi terkait Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, tetapi juga dari inisiatif pelaku utama petani dari Kelompok Tani Giat Desa Giripurwa. Jagung sebagai salahsatu dari tiga komoditas utama pendukung swasembada pangan di Tahun 2017 menjadi pilihan dari Petani di Kelompok Tani Giat, sesuai dengan kondisi lahan yang ada di Desa Giripurwa dengan kontur dan tekstur lahan yang sesui untuk tanaman palawija. Bukti nyata dari kegiatan ini dengan dilaksanakan kegiatan "Panen Raya Jagung" di Kelompok Tani Giat, Desa Giripurwa, Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan "Panen Raya Jagung" di Kelompok Tani Giat yang diketuai Bapak Carolous ini dilaksanakan pada hari Kamis 18 Juni 2015 di hadiri langsung oleh Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Penajam Paser Utara, Kepala Seksi Penyuluhan Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kab. Penajam Paser Utara, Koordinator Jabatan Fungsional dari Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Penajam Paser Utara, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Petung Kecamatan Penajam-Waru Kabupaten Penajam Paser Utara, Staff dari Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara. Badan Pusat Statistik Kabupaten Penajam Paser Utara. Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Provinsi Kalimantan Tmur, Anggota Kelompok Tani giat beserta undangan lainnya. Varietas Jagung yang di Panen pada kegiatan "Panen Raya Jagung" di Kelompok Tani Giat ini adalah jenis jagung pipil dengan varietas P21 ditanam pada hamparan lahan seluas 1,25 Hektar. Hasil yang menabjubkan terlihan dari hasil ubinan yang dilaksanakan oleh pihak Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Penajam Paser Utara dimana Tingkat produktivitas dari jagung pipil yang ditanam oleh kelompok tani "Giat" ini mampu mencapai 5,6 Ton/Hektar. Jauh melebihi hasil rata-rata produktivitas jagug di Kalimantan Timur yang hanya mencapa 2,6 Ton/Ha. Menurut Ketua Kelompok Tani Giat, panen raya ini dilaksanakan untuk menumbuhkan gairah masyarakat dan anggota kelompok dalam memanfaatkan lahan yang ada dengan menanam jagug pipil, kedepannya sasaran engembangan lahan yang akan dikembangkan untuk jagung pipil ini adalah lahan datar gambut seluas 100 Hektar. Secara umum tidak terdapat permasalahan yang berarti pada kelompk tani Giat dalam upaya pengembangan Tanaman Jagung pipil ini, Permasalahan yang ada hanya pada animo para petani yang masih rendah untuk budidaya jagung pipil, hal tersebut dikarenakan belum adanya gambaran bagi para petani peluang usaha budidaya jagung pipil ini.sebaliknya potensi dan peluang pasar yang terbuka lebar sangat menjanjikan untuk pengembangan usaha Budidaya tanaman jagung pipil di Kelompok Tani Giat. Dengan Harga selama ini Jual Rp. 4000,- / Kg. Dengan harga tersebut, jika di asumsikan produksi rata-rata setiap 1 Hektar mencapai 2,5 Ton didapatkan harga jual kotor : Rp. 10.000.000. Kerjasama dengan Pihak Pengusaha Peternakan Ayam Petelur yang ada di Sekitar Desa Giripurwa mampu menampung produksi jagung pipil dari angota Kelompok Tani Giat. Admin Cyber ExtensionKabupaen Penajam Paser Utara