Menteri Pertanian RI, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP., pada Selasa (01/03) lalu melakukan kunjungan kerja menyaksikan panen raya padi menggunakan peralatan pertanian modern berupa combine harvester, di Bulak Sundi Kidul, Desa Polaman, di lahan padi seluas 36 ha yang merupakan hasil kerjasama Kelompok Tani Argorejo, Sedayu, selain itu beliau juga melakukan dialog langsung dengan para petani Argorejo. Panen raya ini dalam Rangka Peningkatan Produksi Pangan di Wilayah Kab. Bantul. Diungkapkan Menteri Pertanian, produksi padi di Indonesia saat ini dikatakan meningkat meski pada 2015 hingga 2016 tengah dilanda fenomena iklim El Nino. Beliau memastikan jika pada 2016 ini Indonesia tidak mengimpor beras karena beras sudah mulai melimpah, meskipun bulan Januari-Februari semestinya memasuki masa paceklik. Harga gabah menurutnya bisa terkendali karena pemerintah bisa mengendalikan impor beras. Dengan adanya peningkatan produksi, Mentan juga berupaya memperpendek rantai pasok pangan. Untuk itu BULOG diharapkan berperan dalam menstabilkan harga melalui pembelian gabah langsung dari petani dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Mentan berharap perbedaan harga di petani dengan harga di konsumen tidak terlalu tinggi. Beliau berpesan kepada Bupati Bantul serta BULOG untuk senantiasa mengarahkan dan mendampingi petani dalam usaha peningkatan produksi beras. Diharapkan seusai panen dalam masa tanam 1 ini petani bisa langsung bergerak menuju masa panen 2. "Selesai panen harus langsung olah tanah dan langsung tanam, alat sudah kita berikan," demikian papar Mentan. Bantuan yang diberikan berupa 2 unit Combine Harvester untuk Gapoktan Argorejo, 1 unit Hand tractor untuk Kelompok Tani Polaman, 1 Unit Hand tractor untuk Babinsa, bantuan benih untuk 1000 ha wilayah Sedayu, serta perbaikan saluran irigasi tersier yang ada di Kawasan Desa Argorejo. Pada panen raya ini, Mentan antara lain didampingi Bupati Bantul, Drs. H. Suharsono, kepala BKP3 Kab. Bantul, Ir. Pulung Haryadi, MSc., Kepala Dispertahut Kab. Bantul, Partogi Dame Pakpahan, BE., SE., M.Si, serta Komandan Kodim 0729/Bantul, Letkol Inf. Agus Widianto. Selain di Kabupaten Bantul, sebelumnya Menteri Pertanian juga mengunjungi beberapa kelompok tani di daerah Kebumen, Purworejo, dan Kulonprogo. Adapun panen raya untuk keseluruhan wilayah di Indonesia diperkirakan terjadi pada Maret dan April dengan target mencapai 14,52 juta ton. Sedangkan tahun 2016 ini Kabupaten Bantul memiliki target untuk mencapai produksi sebesar 192.963 ton dengan luas tanam 30.211 ha.