Loading...

PANEN RAYA PADI SAWAH DI DESA PENAPALAN KECAMATAN TENGAH ILIR KABUPATEN TEBO PROVINSI JAMBI

PANEN RAYA PADI SAWAH DI DESA PENAPALAN KECAMATAN TENGAH ILIR KABUPATEN TEBO PROVINSI JAMBI
Muara Tebo, 06 Okt 2014 Setelah 14 tahun lamanya sawah seluas lebih kurang 200 Ha di Desa Penapalan Kecamatan Tengah Ilir Kabupaten Tebo Provinsi Jambi terbengkalai tidak ditanami padi, maka pada tanggal 03 Oktober 2014 akhirnya masyarakat/petani di desa tersebut dapat melakukan kegiatan panen raya padi sawah yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Provinsi Jambi yang mewakili Bapak Gubernur Jambi, Bapak Bupati Tebo, seluruh Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOMPINDA) Kabupaten Tebo, Bapak Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tebo, Bapak Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tebo beserta seluruh SKPD terkait dan tidak lupa seluruh petani yang ada di Desa Penapalan. Dari luas lahan seluas lebih kurang 200 Ha tersebut, hanya dapat ditanami seluas lebih kurang 150 Ha oleh Petani di desa Penapalan. Melalui Dinas Pertanian Kabupaten Tebo mendapat bantuan optimasi lahan dari dana APBN 2014 seluas 50 Ha sedangkan seluas lebih kurang 100 Ha dikelola secara swadaya oleh masyarakat desa setempat. Dari penuturan salah satu petani desa Penapalan Saprianto yang merupakan Ketua Kelompok Tani Karya Bersama mengungkapkan " kami memang punyo luas sawah ko lebih kurang 200 Ha, tapi kami lah 14 tahun idak ke sawah, karena hargo getah naek sehinggo rugi rasonyo ba humo padi. Dari luas 200 ha tu baru tertanam 150 Ha berkat kerjosamo yang baik antara Pemda Kabupaten Tebo (Dinas Pertanian) dengan petani, kini kami Alhamdulillah sdh kembali besawah lagi. Mudah-mudahan untuk tahun-tahun berikutnyo kami dapat kesawah terus." Menurut keterangan Bapak Ir. Sarjono (Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Tebo) mengatakan " Kita sangat berterimakasih pada masyarakat petani desa penapalan yg telah tumbuh kesdarannya untk mau kembali kesawah. Lahan ini sdh 14 th ditelantarkan karna pd saat itu banyak masuk perusahaan industri perkebunan dan kayu serta harga karet cukup baik diatas harga beras." Berdasarkan data dari Dinas Pertanian Kabupaten Tebo hasil produksi panen raya pada sawah di Desa Penapalan tersebut mendapatkan sebanyak 3,6 ton per Hektar. Dilanjutkan oleh Bapak Ir. Sarjono bahwa "Dua th terakhir ini harga karet jauh dibawah harga beras sehingga petani merasakan beratnya membeli beras. Namun kita harus memotivasi mereka agar tetap terus menanam padi bahkan diupayakan panen 2 kali setahun. Untuk itu kita akan bantu fasilitasi alsintannya juga perbaikan sistem irigasinya. Hal ini penting, sebab petanilah yg memberi makan kita semua, apalagi Tebo masih membutuhkan beras 55 persen dari luar daerah. Kadinas Pertanian Provinsi Jambi menyambut gembira adnya peningkatan luas panen padi dikabuten tebo sejak 2 tahun terakhir ini. Beliau akan memberi bantuan berupa mesin panen combain pd th 2015 nanti. Dan ini juga tidak terlepas dari peran penyuluh sangat diperlukan sekali, saya mengharapkan kementrian nanti akan lebih memperhatikan peningkatan junlah PPL yg trampil yg benar benar berbasis pendidikan pertanian." (Admin_tebo.RYI.)